BERITA TERKINI
Kapal LPG Pertamina MT Gas Attaka Sandar di Terminal Amurang, Perkuat Pasokan Sulawesi Utara

Kapal LPG Pertamina MT Gas Attaka Sandar di Terminal Amurang, Perkuat Pasokan Sulawesi Utara

Kapal tanker pengangkut liquefied petroleum gas (LPG) milik PT Pertamina (Persero), MT Gas Attaka, sandar di Jetty Integrated Terminal LPG Amurang, Sulawesi Utara, pada minggu ini. Kedatangan kapal tersebut menjadi bagian dari upaya Pertamina memperkuat distribusi energi nasional di tengah dinamika tantangan energi global.

Operasi sandar ini ditujukan untuk mendukung kelancaran pasokan LPG ke wilayah Sulawesi Utara, terutama Kabupaten Minahasa Selatan. Pertamina menempatkan pergerakan armada maritim sebagai salah satu langkah penting untuk menjaga stabilitas ketersediaan bahan bakar gas bagi masyarakat dan kebutuhan industri di daerah.

Menurut informasi dalam rilis, aktivitas MT Gas Attaka di Amurang merupakan bagian dari strategi optimalisasi jaringan distribusi LPG melalui jalur pelayaran yang menghubungkan pusat produksi dengan wilayah konsumsi. Jetty Integrated Terminal LPG Amurang disebut sebagai titik strategis di kawasan timur Indonesia untuk memudahkan akses LPG, dengan pengelolaan logistik yang terstruktur guna menekan waktu tunggu kapal dan meningkatkan kelancaran distribusi.

Pertamina juga menekankan pentingnya dukungan logistik maritim mengingat peran LPG yang luas dalam kehidupan sehari-hari, mulai dari kebutuhan rumah tangga hingga penggunaan industri dan komersial. Di tengah krisis energi global dan volatilitas harga minyak mentah, perusahaan menyatakan terus mengupayakan strategi distribusi yang lebih tangguh dan efisien, termasuk pemenuhan standar keselamatan maritim dan regulasi internasional.

Ke depan, Pertamina menyatakan akan melanjutkan optimalisasi armada dan infrastruktur terminal untuk menghadapi ketidakpastian pasar energi global. Langkah yang disebutkan mencakup modernisasi kapal tanker, peningkatan kapasitas terminal, serta pengembangan sumber daya manusia guna mendukung kelancaran operasi dan menjaga ketahanan pasokan energi.