BERITA TERKINI
Kades Sumberagung Jelaskan Alasan Berniat Melaporkan Sejumlah Media Terkait Pemberitaan Air Bersih

Kades Sumberagung Jelaskan Alasan Berniat Melaporkan Sejumlah Media Terkait Pemberitaan Air Bersih

BANYUWANGI – Kepala Desa (Kades) Sumberagung, Kecamatan Pesanggaran, Banyuwangi, Vivin Agustin, menyatakan merasa disudutkan oleh sejumlah pemberitaan terkait program air bersih Rowo Rejo–Pulau Merah. Ia mengaku berencana melaporkan sejumlah awak media yang menerbitkan pemberitaan tersebut.

Rencana pelaporan itu mencuat setelah beredar keterangan Vivin dalam sebuah pemberitaan media online yang terbit Minggu (31/10/2021). Dalam keterangan tersebut, Vivin mengatakan dirinya sempat dipanggil Ketua DPRD Banyuwangi, Made Cahyana Negara, menyusul pemberitaan yang dinilainya menyudutkan. Ia menyebut dipertanyakan karena dinilai tidak merespons saat berita itu terbit.

Dalam kutipan yang dimuat media tersebut, Vivin juga menyampaikan keberatannya karena merasa tidak dilakukan konfirmasi lebih dulu. Ia menegaskan selalu menghargai wartawan dan menyatakan akan menempuh jalur hukum.

Seiring beredarnya pernyataan itu, muncul dugaan bahwa rencana pelaporan didorong oleh sejumlah wakil rakyat dari Fraksi PDI Perjuangan, termasuk Ketua DPRD Banyuwangi. Namun, saat dikonfirmasi terpisah pada Minggu (31/10/2021), Made Cahyana Negara membantah keras dan menyebut pernyataan Vivin tidak benar.

Di sisi lain, polemik pemberitaan terkait program air bersih tersebut berawal dari pernyataan Vivin yang mengaku baru mengetahui program Rowo Rejo–Pulau Merah setelah muncul polemik. Pernyataan itu kemudian dibandingkan dengan Surat HIPAM “Suko Tirto” Nomor 03/ST/IX/2021 tertanggal 6 September 2021 perihal Pemberitahuan Pembangunan Sarana Air Bersih Roworejo–Pulau Merah, Dusun Pancer. Dalam surat itu tercantum tanda tangan Vivin Agustin serta stempel resmi Pemerintah Desa Sumberagung.

Dokumen tersebut menjadi dasar penilaian bahwa Vivin disebut telah mengetahui adanya program air bersih Pulau Merah sejak sekitar sebulan sebelum rencana pembuatan sumur bor atau pengeboran mata air, atau sebelum polemik mencuat.

Sebelumnya, Ketua HIPAM “Suko Tirto”, Faishol Farid, juga menyatakan kekecewaannya apabila Vivin mengaku baru mengetahui program air bersih Rowo Rejo–Pulau Merah setelah polemik berkembang.