Jepang bersama sejumlah negara Asia-Pasifik lainnya disebut akan mengumumkan kesepakatan bernilai setidaknya US$30 miliar dengan perusahaan-perusahaan Amerika Serikat pada akhir pekan ini. Pengumuman itu berlangsung di tengah kunjungan pejabat pemerintahan Presiden Donald Trump ke Tokyo untuk mendorong kerja sama lebih lanjut dengan sekutu regional di bidang energi dan mineral kritis.
Menurut pejabat Gedung Putih yang meminta identitasnya tidak disebutkan sebelum pengumuman resmi, kesepakatan tersebut mencakup komitmen pembelian serta transaksi lain yang merentang berbagai produk dan sektor. Di antaranya meliputi batu bara, minyak, gas alam cair, dan tenaga nuklir.
Rangkaian aktivitas ini terjadi menjelang rencana kunjungan Perdana Menteri Jepang Sanae Takaichi ke Washington pada 19 Maret. Dalam waktu berdekatan, Presiden AS Donald Trump juga disebut merencanakan perjalanan ke Beijing untuk bertemu Presiden China Xi Jinping sekitar tiga minggu mendatang.
Kesepakatan itu terkait dengan penyelenggaraan Forum Menteri dan Bisnis Keamanan Energi Indo-Pasifik, yang untuk pertama kalinya digelar oleh AS di Tokyo. Forum ini berlangsung saat Gedung Putih berupaya mendiversifikasi rantai pasokan mineral kritis yang digunakan dalam berbagai produk, termasuk ponsel, baterai, mesin jet, dan barang lainnya.

