Seorang jenderal Amerika Serikat menilai China menjadi ancaman terbesar bagi negaranya, seiring penilaian bahwa kekuatan militer kedua negara kini berada pada tingkat yang setara.
Pernyataan tersebut disampaikan Wakil Komandan Instalasi dan Logistik Korps Marinir AS, Letnan Jenderal Stephen Sklenka. Ia mengatakan ancaman dari China dinilai jauh lebih serius, dan dapat membuat konflik AS dengan Iran saat ini “dibekukan”.
Sklenka menyebut kekuatan militer AS dan China setara untuk saat ini dan di masa depan. “Tidak ada ancaman yang lebih besar daripada Republik Rakyat China,” kata Sklenka.
Ia juga menyinggung visi pimpinan China yang disebutnya ingin mengubah struktur internasional.
Dalam keterangannya, Sklenka turut membahas Operasi Epic Fury yang dilakukan AS terhadap Iran. Ia menyatakan perang selama dua bulan dengan Iran memberikan sejumlah pelajaran yang menyadarkan.
Menurutnya, meski AS mengerahkan pasukan ke medan perang, Iran meluncurkan ratusan drone dan rudal balistik. Serangan tersebut disebut menghancurkan pangkalan AS di seluruh Timur Tengah serta menyebabkan banyak anggota militer tewas dan terluka.