BERITA TERKINI
Jazuli Juwaini Minta Negara-Negara Desak Israel Buka Akses Ibadah di Masjid Al-Aqsa

Jazuli Juwaini Minta Negara-Negara Desak Israel Buka Akses Ibadah di Masjid Al-Aqsa

Anggota DPR RI Jazuli Juwaini meminta negara-negara di dunia mendesak Israel untuk membuka akses ibadah di Masjid Al-Aqsa. Seruan itu disampaikan menyusul pelarangan pelaksanaan salat Idulfitri 1447 Hijriah bagi umat Islam di kawasan tersebut.

Jazuli, yang juga menjabat Presiden Justice and Democracy Forum (JDF) Asia Pasifik, mengecam kebijakan pelarangan tersebut. Ia menilai pembatasan ibadah di Masjid Al-Aqsa tidak dapat dibenarkan dalam kondisi apa pun.

“Masjid Al-Aqsa memiliki nilai sejarah dan spiritual tinggi bagi umat Islam sebagai kiblat pertama,” kata Jazuli pada Rabu (25/3/2026).

Politikus PKS itu menilai langkah Israel merupakan pelanggaran terhadap hukum internasional dan hak asasi manusia. Menurutnya, tindakan tersebut mencerminkan sikap yang semakin mengabaikan norma kemanusiaan.

“Tindakan ini mencederai kebebasan beragama dan memperburuk situasi,” ujarnya.

Jazuli juga mengingatkan bahwa pembatasan akses ibadah di Masjid Al-Aqsa berisiko memicu kemarahan umat Islam di berbagai negara dan dapat berdampak pada stabilitas keamanan global.

“Ini bisa memicu ketegangan yang lebih luas,” katanya.

Melalui JDF Asia Pasifik, Jazuli mendesak Dewan Keamanan PBB dan komunitas internasional agar mengambil langkah tegas. Ia meminta Israel mematuhi aturan status quo serta menghormati kebebasan beribadah.

“Harus ada tekanan agar akses Masjid Al-Aqsa dibuka tanpa pembatasan,” tegasnya.

Selain itu, ia mengajak negara-negara mayoritas Muslim, termasuk Organisasi Kerja Sama Islam (OKI) dan Liga Arab, untuk tidak tinggal diam dan mendorong langkah diplomatik yang lebih kuat serta terkoordinasi.

Menurut Jazuli, perlindungan tempat suci dan kebebasan beribadah merupakan tanggung jawab bersama masyarakat internasional. “Upaya kolektif diperlukan untuk menjaga keadilan dan perdamaian,” pungkasnya.