Wakil Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jawa Barat, Muhammad Jaenudin, mendorong penguatan ketahanan pangan di Kabupaten Sukabumi sebagai langkah antisipasi menghadapi dampak krisis global.
Pernyataan itu disampaikan Jaenudin saat menjalankan agenda sosialisasi dan konsolidasi ketahanan pangan di Desa Darmareja, Kecamatan Nagrak, Jumat (10/4/2026). Dalam kegiatan tersebut, ia juga melakukan penanaman pisang bersama warga sebagai simbol upaya konkret memperkuat kemandirian pangan di tingkat lokal.
“Hari ini kami melaksanakan sosialisasi dan konsolidasi ketahanan pangan sebagai langkah nyata dalam menjaga stabilitas dan kemandirian pangan di wilayah kita,” ujar Jaenudin.
Menurutnya, ketahanan pangan perlu dibangun melalui kolaborasi lintas sektor, mulai dari pemerintah, masyarakat, hingga para pemangku kepentingan lainnya. Ia menilai, kolaborasi tersebut penting agar seluruh lapisan masyarakat memiliki akses terhadap pangan yang berkualitas, terjangkau, dan berkelanjutan.
Jaenudin menegaskan ketahanan pangan tidak hanya terkait ketersediaan bahan pangan di pasar, tetapi juga menyangkut kedaulatan masyarakat dalam mengelola sumber daya yang dimiliki. “Ketahanan pangan bukan hanya soal ketersediaan di pasar, tapi soal kedaulatan kita di atas tanah sendiri,” tegasnya.
Ia menambahkan, penguatan sektor pangan juga menjadi bagian penting dalam membangun jaring pengaman sosial, terutama untuk menghadapi ketidakpastian ekonomi global.
Melalui kegiatan tersebut, diharapkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya ketahanan pangan semakin meningkat, sekaligus mendorong terwujudnya kemandirian pangan berbasis desa di Kabupaten Sukabumi.