BERITA TERKINI
Iran Masuk Perundingan di Islamabad dengan Percaya Diri, Pengamat Nilai Sikap AS Bergeser

Iran Masuk Perundingan di Islamabad dengan Percaya Diri, Pengamat Nilai Sikap AS Bergeser

ISLAMABAD — Iran memasuki perundingan di Islamabad dari posisi yang percaya diri. Penilaian itu disampaikan Profesor Zohreh Kharazmi dari Universitas Teheran, yang memandang berlangsungnya negosiasi sebagai tanda adanya pergeseran posisi Amerika Serikat (AS).

Dalam wawancara dengan Al Jazeera, Kharazmi menyinggung pernyataan Presiden AS Donald Trump yang sebelumnya menuntut “penyerahan tanpa syarat” pada 6 Maret. Namun, menurutnya, kini AS berada di meja perundingan.

“Iran teguh dengan syarat-syaratnya,” kata Kharazmi. Ia menambahkan, setidaknya beberapa syarat penting berpeluang disetujui, meski kemungkinan bukan pada putaran ini dan dapat berlanjut pada putaran-putaran berikutnya.

Menyoroti isu Selat Hormuz, Kharazmi mengatakan kendali atas jalur air tersebut tetap menjadi salah satu pengaruh utama Iran. Ia juga menyebut pemimpin tertinggi Iran kembali menegaskan bahwa jalur strategis itu tidak akan diserahkan begitu saja.

Kharazmi menilai Iran memandang Selat Hormuz sebagai sarana untuk memastikan biaya perang dapat dipulihkan.