Militer Iran mengejek upaya Amerika Serikat dalam negosiasi gencatan senjata di tengah eskalasi konflik di Timur Tengah. Pernyataan tersebut disampaikan juru bicara Markas Besar Pusat Khatam Al-Anbiya, Letkol Ebrahim Zolfaghari, melalui siaran televisi pemerintah Iran pada Rabu (25/3/2026).
Zolfaghari menyebut Washington “bernegosiasi dengan diri sendiri” dan menilai AS mengalami kegagalan strategis. “Kekuatan strategis yang biasa kalian banggakan telah berubah menjadi kegagalan strategis. Jangan membungkus kekalahan kalian seolah-olah itu adalah sebuah kesepakatan,” ujarnya.
Ia juga menyinggung kondisi internal Amerika Serikat dan menolak narasi yang, menurutnya, dibangun Washington terkait upaya gencatan senjata. “Era janji-janji kosong kalian sudah berakhir,” kata Zolfaghari.
Pernyataan itu menegaskan penolakan Iran terhadap negosiasi maupun gencatan senjata sebagaimana diklaim dalam upaya diplomatik AS, di saat situasi konflik masih menunjukkan eskalasi.

