BERITA TERKINI
Iran Ancam Blokir Selat Bab al-Mandeb Jika AS Serang Pulau Kharg

Iran Ancam Blokir Selat Bab al-Mandeb Jika AS Serang Pulau Kharg

Teheran mengancam akan membuka front baru dalam konflik melawan Amerika Serikat (AS) dan Israel dengan menyasar jalur perdagangan strategis Selat Bab al-Mandeb. Ancaman itu disampaikan dengan menyebut kemungkinan pemblokiran selat tersebut jika AS menyerang Pulau Kharg.

Menurut pernyataan sumber dari Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) Iran kepada Tasnim News Agency pada Kamis (26/3/2026), Iran menyatakan akan merespons jika pihak yang disebut sebagai “musuh” melakukan aksi darat di pulau-pulau Iran atau wilayah lain, atau jika ada pergerakan angkatan laut di Teluk Persia dan Laut Oman yang dinilai merugikan Iran.

“Jika musuh ingin melakukan aksi di darat di pulau-pulau Iran atau di tempat lain di wilayah kami atau untuk menimbulkan kerugian bagi Iran dengan pergerakan Angkatan Laut di Teluk Persia dan Laut Oman, kami akan membuka front lain untuk mereka sebagai kejutan sehingga tindakan mereka tidak hanya tidak menguntungkan mereka tetapi juga akan melipatgandakan kerugian mereka,” kata sumber IRGC tersebut.

Iran juga memperingatkan Selat Bab al-Mandeb—jalur yang menghubungkan Laut Merah dan Teluk Aden—dapat menjadi target jika terjadi invasi darat oleh AS. Dalam laporan yang sama, disebutkan bahwa Teheran sebelumnya telah secara efektif menutup sebagian Selat Hormuz dan mengganggu sekitar 20% pengiriman pasokan minyak dunia.

Jika Selat Bab al-Mandeb direbut atau diblokir, langkah itu dinilai dapat mengancam jalur perdagangan penting di Laut Merah. Jalur tersebut disebut dilalui barang senilai sekitar USD1 triliun setiap tahunnya.

“Selat Bab al-Mandab dianggap sebagai salah satu selat strategis dunia, dan Iran memiliki kemauan dan kemampuan untuk menciptakan ancaman yang sepenuhnya kredibel terhadapnya,” ujar sumber tersebut.