Intel Corporation menunjuk Santhosh Viswanathan sebagai Vice President and Managing Director untuk kawasan Asia Pasifik dan Jepang (APJ). Pengumuman tersebut disampaikan perusahaan pada 7 April 2026 di Singapura.
Penunjukan ini memperluas cakupan kepemimpinan Viswanathan yang sebelumnya memimpin Intel India. Dalam peran barunya, ia bertanggung jawab atas keseluruhan bisnis Intel di APJ, termasuk penguatan merek serta interaksi dan hubungan dengan pelanggan di kawasan tersebut.
Langkah ini menandai integrasi kepemimpinan Intel di wilayah Asia yang lebih luas dalam satu struktur terpadu. Kawasan APJ disebut sebagai salah satu pasar paling dinamis bagi industri semikonduktor, dengan pertumbuhan permintaan teknologi yang didorong transformasi digital, komputasi awan, dan pengembangan kecerdasan buatan (AI).
Dalam pernyataan resminya, Viswanathan menilai APJ sebagai kawasan yang beragam dan berkembang pesat. Ia menyatakan komitmennya untuk bekerja lebih dekat dengan tim, pelanggan, dan mitra guna mendorong pertumbuhan serta membuka peluang baru.
“Kawasan APJ merupakan salah satu wilayah yang paling beragam dan berkembang pesat di dunia, dan kekuatannya terletak pada sumber daya manusia, mitra, serta ekosistem teknologinya,” ujar Viswanathan.
Intel menyebut, Viswanathan akan memimpin strategi bisnis perusahaan di APJ, termasuk memperkuat hubungan dengan pelanggan dan mitra ekosistem. Ia juga bertanggung jawab mendorong implementasi prioritas strategis Intel di kawasan tersebut, yang mencakup pengembangan solusi komputasi, pusat data, hingga teknologi berbasis AI.
Viswanathan merupakan eksekutif dengan pengalaman lebih dari dua dekade di Intel. Sebelum penunjukan ini, ia menjabat sebagai Vice President and Managing Director untuk Intel India dan berperan dalam memperkuat posisi India sebagai salah satu motor pertumbuhan utama perusahaan, termasuk melalui perluasan kolaborasi dengan mitra lokal dan dorongan adopsi teknologi di berbagai sektor industri.
Kariernya juga mencakup pengalaman memimpin operasional Intel di Asia Tenggara, Australia, dan Selandia Baru. Selain itu, ia pernah menjadi Global Director of Operations di Amerika Serikat dengan tanggung jawab pada strategi dan perencanaan operasional penjualan global, serta terlibat dalam berbagai inisiatif transformasi organisasi yang mendukung ekspansi Intel di berbagai pasar.
Penunjukan ini berlangsung di tengah persaingan industri semikonduktor global yang semakin kompetitif. Asia Pasifik dipandang sebagai pusat penting dalam rantai pasok teknologi sekaligus pasar utama bagi perangkat komputasi, pusat data, dan solusi berbasis AI.
Dengan struktur kepemimpinan yang lebih terintegrasi, Intel menargetkan peningkatan efisiensi operasional dan percepatan pengambilan keputusan strategis di kawasan APJ. Pendekatan tersebut juga diharapkan memperkuat sinergi antarnegara di kawasan serta meningkatkan respons perusahaan terhadap kebutuhan pasar yang terus berkembang.
Latar belakang pendidikan Viswanathan mencakup gelar sarjana di bidang Teknik Industri dan Manajemen, serta gelar Master of Business Administration (MBA). Intel menilai kombinasi pengalaman teknis dan bisnis tersebut menjadi bekal untuk memimpin organisasi regional dengan kompleksitas tinggi.
Penunjukan Viswanathan mencerminkan fokus Intel memperkuat kepemimpinan regional guna mendukung pertumbuhan jangka panjang di Asia Pasifik dan Jepang, seiring meningkatnya permintaan terhadap teknologi komputasi dan AI di kawasan tersebut.