JAKARTA – Indonesia disebut sebagai salah satu negara yang masuk dalam daftar New Asian Tigers atau Macan Asia baru pada 2026. Predikat tersebut disampaikan lembaga internasional Institute of Post Crisis World yang berbasis di Kazakhstan.
Lembaga itu turut mencantumkan sejumlah negara berkembang lain yang dinilai memiliki pertumbuhan ekonomi pesat serta pengaruh global yang kian menguat. Selain Indonesia, negara yang masuk dalam daftar tersebut adalah Kazakhstan, Turki, Vietnam, dan Iran. Negara-negara itu dinilai memiliki peluang besar menjadi pusat kekuatan ekonomi baru di kawasan Asia dalam beberapa dekade mendatang.
Direktur Keuangan Institute of Post Crisis World, Katerina Shipova, menyatakan Asia kini berkembang menjadi pusat kekuatan ekonomi dunia dengan laju pertumbuhan tercepat dibanding kawasan lain. “Asia telah menjadi pusat ekonomi dengan pertumbuhan tercepat di dunia dan meskipun terdapat ketegangan geopolitik, kawasan ini diperkirakan tetap menjadi pemimpin perkembangan ekonomi global hingga tahun 2050,” ujar Shipova, seperti dikutip dari Qazinform pada 5 Mei 2026.
Shipova menambahkan, kemunculan New Asian Tigers membuka peluang bagi negara-negara berkembang untuk memperkuat posisi mereka dalam perekonomian global.
Dalam penilaian lembaga tersebut, Indonesia dinilai memiliki fondasi kuat yang ditopang oleh jumlah penduduk besar, pertumbuhan industri, investasi asing, serta perkembangan sektor digital yang meningkat dalam beberapa tahun terakhir. Faktor-faktor itu membuat Indonesia dianggap memiliki daya saing di tengah perubahan ekonomi global yang semakin dinamis.
Istilah Asian Tigers sebelumnya merujuk pada empat negara Asia Timur—Korea Selatan, Taiwan, Singapura, dan Hong Kong—yang dikenal mengalami lonjakan ekonomi besar pada akhir abad ke-20. Kini, sejumlah negara berkembang di Asia dinilai mulai mengikuti jejak keberhasilan tersebut melalui pertumbuhan industri dan ekspor yang agresif.
Dalam beberapa tahun terakhir, pertumbuhan ekonomi Indonesia disebut didukung oleh sektor manufaktur, hilirisasi sumber daya alam, transformasi digital, serta meningkatnya investasi pada sektor energi dan teknologi.
Pengakuan Institute of Post Crisis World yang memasukkan Indonesia dalam daftar Macan Asia baru 2026 dipandang sebagai sinyal bahwa Indonesia semakin diperhitungkan sebagai salah satu kekuatan ekonomi masa depan di kawasan Asia.