JAKARTA, 24 Januari 2026 — Langkah pasangan ganda putri Indonesia Rachel Allessya Rose/Febi Setianingrum terhenti di semifinal Daihatsu Indonesia Masters 2026. Mereka mengakui ketangguhan pasangan Jepang Arisa Igarashi/Miyu Takahashi setelah kalah lewat pertandingan tiga gim dengan skor 12-21, 21-19, 13-21.
Rachel/Febi sempat membuka peluang menang ketika mampu membalikkan tekanan pada gim kedua. Pada gim penentuan, mereka bahkan sempat unggul 5-1. Namun setelah pasangan Jepang menyamakan kedudukan menjadi 7-7, performa Rachel/Febi disebut menurun hingga akhirnya harus menyerah.
“Puji Tuhan bisa selesai tanpa cedera apapun dari pertandingan tadi. Mungkin pengalaman baru lagi buat kami, cukup sulit juga bolanya. Dapat pola pertama kali melawan Arisa/Miyu, tapi kami sedikit buru-buru. Jadi enggak sempat mikir mau bagaimana lagi ya?” kata Rachel.
Febi menilai faktor fokus dan tekanan pertandingan turut berpengaruh pada permainan mereka. “Tadi mungkin fokusnya agak blank, jadi banyak mati sendiri, terus juga pengin buru-buru dapet poin. Mungkin awal-awal cukup tegang juga, ada pressure tapi dukungan supporter sangat membantu,” ujarnya.
Rachel/Febi merupakan pasangan ganda putri muda Indonesia yang baru dipasangkan pada pertengahan tahun lalu. Mereka sebelumnya sempat meraih gelar juara di Australian Open 2025 level Super 500.
Seusai turnamen ini, keduanya menyebut sejumlah evaluasi yang perlu dilakukan, terutama terkait kesabaran dan komunikasi di lapangan. “Pelajaran yang kami ambil dari turnamen ini, enggak boleh terburu-buru, apalagi main ganda putri, enggak bisa langsung mati. Harus lebih sabar, lebih tenang,” ucap Rachel.
Febi menambahkan, komunikasi yang lebih intens menjadi salah satu hal yang akan mereka benahi. “Komunikasinya harus lebih sering lagi. Karena kami kadang terlalu buru-buru, pengin servis lalu pengen terima servis. Belum terlalu banyak komunikasi yang kayak kamu harus di sini, di sana. Sama ketenangannya juga sih,” katanya.
Pada semifinal lainnya, pasangan ganda putri Indonesia Apriyani Rahayu/Lanny Tria Mayasari juga gagal melaju ke final. Mereka dikalahkan unggulan pertama asal Malaysia, Pearly Tan/Thinaah Muralitharan, dengan skor 15-21, 9-21.

