BERITA TERKINI
Indikator Ekonomi China Menguat di Awal Tahun, Meski Risiko Geopolitik Meningkat

Indikator Ekonomi China Menguat di Awal Tahun, Meski Risiko Geopolitik Meningkat

Sejumlah indikator utama ekonomi China menunjukkan kinerja yang lebih baik dari perkiraan pada awal tahun. Data terbaru mengindikasikan momentum pemulihan yang menguat sebelum perang di Iran menambah ketidakpastian terhadap prospek pertumbuhan dan inflasi global.

Berdasarkan rilis Biro Statistik Nasional (NBS) pada Senin (16/3/2026), produksi industri China meningkat 6,3% pada periode Januari–Februari dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Capaian ini menjadi laju pertumbuhan tercepat sejak September dan lebih tinggi dibandingkan kenaikan 5,2% pada Desember.

Investasi aset tetap juga tercatat tumbuh 1,8% secara tak terduga. Pertumbuhan ini terjadi setelah investasi aset tetap mengalami kontraksi untuk kali pertama dalam sejarah pada 2025.

Dari sisi konsumsi, penjualan ritel naik 2,8% dalam dua bulan pertama tahun ini. Angka tersebut meningkat dari 0,9% pada Desember dan melampaui perkiraan median 2,5% dari para ekonom yang disurvei Bloomberg.

Hao Zhou, kepala ekonom Guotai Junan International di Hong Kong, menilai data terbaru menunjukkan China memasuki tahun ini dengan landasan pertumbuhan yang lebih kuat dari perkiraan. Menurutnya, meski risiko terhadap prospek meningkat akibat ketegangan geopolitik dan gangguan pada pasar perdagangan serta energi global, kondisi awal tahun yang lebih solid dapat membantu meredam dampak guncangan eksternal dalam jangka pendek.