Dinamika geopolitik global yang kian kompleks, termasuk konflik dan krisis kemanusiaan di berbagai kawasan, disebut menjadi pengingat bagi seluruh elemen bangsa untuk tetap menjunjung nilai keadilan dan kemanusiaan. Pesan tersebut mengemuka dalam kegiatan Halalbihalal dan Bakti Sosial yang digelar Ikatan Keluarga Alumni Universitas Islam Indonesia (IKA UII) di Auditorium Gedung F Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Kementerian Dalam Negeri (BPSDM Kemendagri), Jakarta Selatan.
Mengusung tema “Bersatu dalam Iman, Bergerak dalam Pengabdian”, kegiatan ini menjadi momentum mempererat silaturahmi antaralumni sekaligus memperkuat peran sosial organisasi dalam merespons dinamika global.
Ketua Umum DPP IKA UII, Ari Yusuf Amir, menegaskan halalbihalal tidak sekadar tradisi tahunan, melainkan ruang strategis untuk memperkuat kebersamaan dan kolaborasi. “IKA UII adalah rumah bersama yang harus kita hidupkan sebagai ruang tumbuh dan rumah juang,” ujarnya.
Ari juga menekankan situasi global saat ini merupakan ujian moral bagi semua pihak agar tetap berpihak pada nilai kemanusiaan. “Dalam situasi ini, kita tidak boleh abai. Ini adalah ujian moral bagi kita semua untuk tetap berpihak pada nilai keadilan dan kemanusiaan,” katanya.
Acara tersebut dihadiri jajaran pengurus pusat dan wilayah IKA UII, alumni lintas angkatan, serta sejumlah pemangku kepentingan. Rangkaian kegiatan meliputi penampilan musik, tausiyah oleh Said Agil Husin Al Munawar, penayangan video testimoni almarhum Syafaruddin Alwi, serta pertunjukan tari Melayu Lancang Kuning oleh Sanggar Kelana Budaya.
Rektor Universitas Islam Indonesia, Fathul Wahid, menyampaikan halalbihalal menjadi ruang penting untuk mempererat hubungan sekaligus memperkuat jejaring antaralumni lintas generasi. “Halalbihalal ini tidak hanya menjadi ruang silaturahmi, tetapi juga momentum untuk memperkuat kolaborasi,” ujarnya.
Selain silaturahmi, IKA UII menyalurkan bantuan melalui kegiatan bakti sosial sebagai bentuk pengabdian kepada masyarakat. Bantuan tersebut mencakup pemenuhan kebutuhan dasar dan dukungan lain bagi masyarakat yang membutuhkan.
Ketua Panitia Halalbihalal dan Bakti Sosial 2026, Irvan Amirullah, mengatakan kegiatan ini merupakan wujud komitmen alumni dalam menjawab tantangan sosial. Ia menegaskan partisipasi yang diberikan tidak hanya berupa dukungan logistik, tetapi juga kolaborasi kemanusiaan. “Kami memastikan donasi disalurkan secara transparan dan akuntabel,” ujarnya.