Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) mendorong pemerintah segera meluncurkan Gerakan Nasional Hemat Energi sebagai langkah strategis untuk menghadapi tekanan krisis energi global yang dinilai semakin meningkat. Dorongan ini disampaikan di tengah memanasnya konflik di Timur Tengah yang disebut berpotensi memengaruhi kondisi energi dunia.
Sekretaris Jenderal BPP HIPMI, Anggawira, menilai dinamika geopolitik telah memicu lonjakan harga energi global. Menurutnya, kondisi tersebut berisiko menekan perekonomian nasional jika tidak diantisipasi sejak dini.
HIPMI memandang gerakan penghematan energi dapat menjadi salah satu upaya mitigasi untuk meredam dampak lanjutan dari kenaikan harga energi dunia terhadap ekonomi domestik. Namun, rincian dampak yang dimaksud belum dijelaskan lebih lanjut dalam informasi yang tersedia.

