Gubernur Sumatera Selatan Herman Deru menyampaikan pesan efisiensi energi dan pengeluaran kepada masyarakat saat Open House Idulfitri 1447 Hijriah di Griya Agung. Pesan itu disampaikan pada Sabtu, 21 Maret 2026, sebagai langkah antisipasi terhadap dampak ketidakpastian ekonomi global yang dinilai dapat berpengaruh hingga ke daerah.
Usai Salat Id di Masjid Sultan Mahmud Badaruddin Jayo Wikramo, Herman Deru menekankan pentingnya mengubah kebiasaan sehari-hari agar lebih hemat. Menurutnya, langkah-langkah sederhana yang dilakukan secara bersama dapat memberi dampak nyata dalam penghematan energi dan biaya.
Dalam kesempatan tersebut, Herman Deru mendorong masyarakat menerapkan sejumlah langkah efisiensi. Pertama, ia mengingatkan agar warga lebih disiplin dalam penggunaan listrik di rumah, seperti tidak membiarkan lampu maupun perangkat elektronik menyala ketika tidak diperlukan.
Kedua, ia meminta mobilitas yang tidak mendesak ditekan. Masyarakat disarankan tetap berada di rumah bila tidak ada kepentingan penting, sebagai cara mengurangi pengeluaran sekaligus menekan konsumsi energi.
Ketiga, Herman Deru menyoroti penggunaan bahan bakar minyak (BBM), terutama BBM bersubsidi. Ia menegaskan pemanfaatannya perlu diprioritaskan untuk kebutuhan penting agar tidak menambah beban ekonomi.
Keempat, ia mengimbau penerapan pola hidup hemat secara menyeluruh, tidak terbatas pada listrik dan BBM. Masyarakat diminta lebih bijak mengatur pengeluaran harian dan kebiasaan konsumsi.
Selain itu, Herman Deru juga menyebut opsi bekerja dari rumah atau work from home (WFH) sebagai salah satu bentuk efisiensi yang dapat dipertimbangkan, terutama untuk mengurangi kebutuhan perjalanan.
Melalui pesan tersebut, Herman Deru berharap masyarakat mulai membangun kebiasaan hemat sebagai bagian dari kesiapsiagaan menghadapi dinamika ekonomi global yang masih belum menentu.

