Harga emas batangan produksi PT Aneka Tambang Tbk. (Antam) pada Jumat (8/5/2026) tercatat turun tipis. Berdasarkan data resmi Logam Mulia pada pukul 10.23 WIB, harga emas Antam turun Rp1.000 menjadi Rp2.839.000 per gram, dari sebelumnya Rp2.840.000 per gram.
Harga buyback atau pembelian kembali juga mengalami penurunan Rp1.000 menjadi Rp2.644.000 per gram.
Pelemahan harga emas domestik tersebut sejalan dengan pergerakan emas di pasar global. Pada akhir perdagangan Kamis atau Jumat (8/5) pagi WIB, harga spot emas di Intercontinental Exchange (ICE) yang menjadi acuan harga emas dunia ditutup melemah 0,3 persen ke level US$4.677,190 per troy ons.
Meski terkoreksi, prospek emas dinilai masih mendapat dukungan sentimen positif di tengah berlanjutnya ketegangan antara Amerika Serikat dan Iran. Situasi geopolitik yang memanas dapat meningkatkan daya tarik emas sebagai aset safe haven, terutama saat investor mengurangi eksposur pada instrumen berisiko di tengah ketidakpastian global.
Laporan The Wall Street Journal (WSJ) menyebutkan Iran meluncurkan serangan berupa rudal, drone, serta serangan kapal kecil terhadap kapal perang Amerika Serikat di sekitar Selat Hormuz. Militer AS dikabarkan mencegat ancaman tersebut dan melancarkan serangan balasan ke sejumlah lokasi militer Iran yang disebut menjadi basis peluncuran serangan.
Eskalasi konflik di kawasan strategis jalur distribusi minyak dunia itu membuat pelaku pasar kembali waspada terhadap potensi gangguan geopolitik yang dapat memengaruhi stabilitas ekonomi global.