Kenaikan harga avtur dilaporkan mendorong sejumlah maskapai di kawasan Asia Pasifik membatalkan penerbangan. Situasi ini dikaitkan dengan dampak penutupan Selat Hormuz yang memengaruhi pasokan dan harga bahan bakar penerbangan.
Di sisi lain, maskapai di Inggris juga mengambil langkah penyesuaian dengan memangkas rute penerbangan. Kebijakan tersebut dilakukan sebagai respons terhadap perubahan kondisi operasional dan biaya.
Sejumlah pihak menilai pemulihan pasokan tidak akan berlangsung cepat. Dengan kondisi tersebut, penyesuaian jadwal dan rute penerbangan berpotensi berlanjut seiring perkembangan pasokan dan harga avtur.