BERITA TERKINI
Guntur Romli Kritik Tarif Produk Indonesia ke AS Tetap 19 Persen, Pemerintah Sebut Masih Bisa Berubah

Guntur Romli Kritik Tarif Produk Indonesia ke AS Tetap 19 Persen, Pemerintah Sebut Masih Bisa Berubah

Politikus PDI Perjuangan Mohamad Guntur Romli menyoroti tarif bea masuk produk Indonesia ke Amerika Serikat yang disebut masih berada di angka 19 persen. Melalui unggahan di akun X miliknya, Jumat (20/2), ia mempertanyakan hasil diplomasi dan negosiasi pemerintah terkait kebijakan tarif tersebut.

Guntur mengatakan sebelumnya ia menduga tarif untuk produk Indonesia akan dibebaskan. Namun, menurutnya, tarif yang berlaku tetap 19 persen.

“Saya kira, setelah tunduk pada Trump, tarif dibebaskan. Tetapi, ternyata tetap 19 persen, berbanding gratis dengan AS,” tulisnya.

Ia juga mempertanyakan langkah negosiasi dan diplomasi yang dilakukan pemerintahan Presiden Prabowo Subianto. “Apakah ini menunjukkan Negara kita tidak ada harganya di hadapan Trump dan AS, atau kebodohan negosiasi serta diplomasi?” tulisnya.

Sementara itu, Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menyatakan belum ada perubahan besaran tarif yang ditetapkan Amerika Serikat untuk Indonesia, yakni tetap 19 persen. Ia menyebut dinamika kebijakan tersebut masih dapat berkembang melalui komunikasi langsung antara kedua pemimpin.

“Kalaupun ingin ada penurunan, kita serahkan kepada dua pemimpin ini. Mungkin nanti dalam proses komunikasi,” ujar Prasetyo, dikutip dari Antara.