Fakultas Teknik (FT) Universitas Halu Oleo (UHO) menggelar International Seminar and Knowledge Forum bertema “Navigation Urban Uncertainty and Strengthening Resilience for Cities in Asia-Pacific” di Auditorium FT UHO Kendari, Rabu (6/5/2026). Kegiatan berlangsung pukul 14.00–17.00 Wita.
Seminar ini merupakan bagian dari rangkaian kegiatan United Cities and Local Governments Asia-Pacific (UCLG Aspac). Forum tersebut menjadi ruang kolaborasi lintas negara yang mempertemukan akademisi, praktisi, dan pemangku kebijakan untuk membahas tantangan ketidakpastian perkotaan serta strategi memperkuat ketahanan kota, khususnya di kawasan Asia-Pasifik.
Sejumlah narasumber dihadirkan, antara lain Bambang Susantono selaku Dean of Cities and Local Governments Institute Asia Pacific, Andra Kwon sebagai perwakilan United Cities and Local Governments Asia-Pacific, serta Lee Young Young selaku Strategic Adviser of ASEAN Governors and Mayors Forum.
Selain itu, hadir pula akademisi dan praktisi nasional, di antaranya Susanti Djalante, Ishak Kadir, serta Hugua. Peserta kegiatan terdiri atas mahasiswa UHO dan sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD).
Penyelenggara berharap seminar ini menjadi wadah berbagi gagasan inovatif berbasis riset dan praktik terbaik untuk mendorong pembangunan yang berkelanjutan dan adaptif.
Koordinator pelaksana sekaligus dosen Jurusan Teknik Sipil FT UHO, Riyan Abdillah Takdir, menyebut kegiatan tersebut berdampak pada penguatan jejaring internasional, terutama dalam kerja sama pendidikan dan pengembangan sumber daya. “Kegiatan seminar internasional ini berpengaruh langsung pada kerja sama dengan asosiasi kota dan pemerintah Asia Pasifik dalam bidang kerja sama pendidikan dan pengembangan sumber daya,” ujarnya, Kamis (7/5).
Melalui forum ini, FT UHO menyatakan komitmennya memperkuat peran kampus sebagai pusat pengembangan ilmu pengetahuan untuk mendukung pembangunan kota yang lebih baik.