BERITA TERKINI
Ekonomi Bangka Belitung Tumbuh 4,53 Persen pada Triwulan I 2026, BI Nilai Tetap Tangguh

Ekonomi Bangka Belitung Tumbuh 4,53 Persen pada Triwulan I 2026, BI Nilai Tetap Tangguh

Perekonomian Provinsi Kepulauan Bangka Belitung menunjukkan kinerja positif pada awal 2026. Berdasarkan rilis Badan Pusat Statistik (BPS), ekonomi Bangka Belitung pada triwulan I 2026 tumbuh 4,53 persen secara tahunan (year on year/yoy).

Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Rommy S Tamawiwy, menilai capaian tersebut mencerminkan ketangguhan ekonomi daerah di tengah gejolak geopolitik dan ketidakpastian ekonomi global, serta proses moderasi perekonomian daerah yang masih berlangsung.

Rommy mengatakan laju pertumbuhan pada triwulan I 2026 juga relatif stabil dibandingkan triwulan sebelumnya yang tumbuh 4,54 persen yoy. “Ekonomi Provinsi Kepulauan Bangka Belitung pada triwulan I 2026 tumbuh sebesar 4,53 persen yoy. Capaian ini menunjukkan perekonomian daerah masih cukup tangguh di tengah gejolak geopolitik dan ketidakpastian global,” kata Rommy di Pangkalpinang, Rabu (6/5/2026).

Dari sisi sektoral, pertumbuhan ekonomi Bangka Belitung terutama ditopang oleh lapangan usaha penyediaan akomodasi dan makan minum. Sektor ini mencatat pertumbuhan 39,46 persen yoy.

Menurut Rommy, kinerja tinggi sektor akomodasi dan makan minum tidak terlepas dari meningkatnya aktivitas ekonomi masyarakat pada periode Ramadan, Idulfitri, dan Imlek yang berlangsung berdekatan pada tahun ini. Selain itu, pertumbuhan sektor tersebut juga didorong oleh perluasan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) dan Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) yang meningkat signifikan dibandingkan triwulan I 2025.

“Perluasan aktivitas SPPG dan KDMP turut memberikan dampak terhadap peningkatan aktivitas ekonomi, khususnya pada sektor penyediaan akomodasi dan makan minum,” ujar Rommy.

Selain sektor akomodasi dan makan minum, perekonomian Bangka Belitung pada triwulan I 2026 juga ditopang oleh kinerja lapangan usaha konstruksi.