BERITA TERKINI
Ekonom Ingatkan Risiko PHK dan Tekanan Daya Beli Imbas Konflik Timur Tengah

Ekonom Ingatkan Risiko PHK dan Tekanan Daya Beli Imbas Konflik Timur Tengah

JAKARTA — Pengamat ekonomi dari Political Economy and Policy Studies (PEPS), Anthony Budiawan, mengingatkan pemerintah agar menyiapkan strategi mitigasi untuk menjaga stabilitas ekonomi nasional di tengah dampak konflik di Timur Tengah.

Menurut Anthony, salah satu risiko yang perlu diantisipasi adalah tekanan harga energi global yang berpotensi memengaruhi daya beli masyarakat. Ia menilai dampak ekonomi dari konflik global tidak hanya berhenti pada kenaikan harga energi, tetapi dapat merembet ke sektor lain.

Anthony menjelaskan, ketika biaya produksi meningkat sementara daya beli masyarakat menurun, perusahaan dapat menghadapi tekanan bisnis. Kondisi tersebut, kata dia, berisiko berujung pada pemutusan hubungan kerja (PHK).

Sementara itu, salah satu warga negara Indonesia (WNI) yang baru dievakuasi dari Iran, Zulfan Lindan, menyampaikan bahwa sejumlah fasilitas energi di kawasan Timur Tengah mengalami kerusakan akibat serangan militer. Ia menyebut beberapa kilang minyak hingga pelabuhan energi di wilayah tersebut terdampak konflik.

Kerusakan fasilitas tersebut dikhawatirkan dapat mengganggu pasokan energi global, yang pada akhirnya berpotensi menambah tekanan terhadap perekonomian.