BERITA TERKINI
Ekonom Indef: Rupiah Berpotensi Terus Tertekan di Tengah Ketidakpastian Global

Ekonom Indef: Rupiah Berpotensi Terus Tertekan di Tengah Ketidakpastian Global

Ekonom Institute for Development of Economics and Finance (Indef) Abdul Manap Pulungan memperkirakan pelemahan nilai tukar rupiah berpotensi berlanjut seiring meningkatnya tekanan ekonomi global dan kondisi pasar keuangan domestik.

Manap menilai ketidakpastian ekonomi global mendorong investor cenderung memindahkan dana ke instrumen yang dianggap lebih aman, seperti emas. Menurutnya, dalam situasi seperti ini investor dapat dengan mudah melepas rupiah dan mengalihkan investasinya ke negara lain atau ke instrumen lain.

Dalam diskusi Indef yang digelar secara daring pada Senin (9/2/2026), Manap juga menyoroti level Rp17.000 per dolar AS sebagai batas psikologis yang perlu diwaspadai oleh Bank Indonesia (BI). Ia menilai angka tersebut cukup jauh dari asumsi nilai tukar yang digunakan pemerintah dalam kerangka makroekonomi 2026.

Selain dipengaruhi faktor eksternal, Manap menyebut pelemahan rupiah berpotensi memperburuk tekanan ekonomi domestik. Salah satu faktor yang disorot adalah kondisi Indonesia yang masih mengalami defisit minyak.