BERITA TERKINI
Dubes Rusia di Belgia: Warga Eropa Dipersiapkan Secara Psikologis untuk Konflik dengan Moskow

Dubes Rusia di Belgia: Warga Eropa Dipersiapkan Secara Psikologis untuk Konflik dengan Moskow

Duta Besar Rusia untuk Belgia, Denis Gonchar, menuding warga Eropa tengah dipersiapkan secara psikologis untuk menghadapi konflik bersenjata dengan Rusia, seiring meningkatnya upaya militerisasi di benua tersebut.

Pernyataan itu disampaikan Gonchar kepada RIA Novosti. Ia menilai Eropa bergerak cepat menuju militerisasi, termasuk dengan mengubah perekonomian menjadi apa yang ia sebut sebagai “ekonomi perang.” Menurutnya, penduduk Eropa juga dipersiapkan untuk menghadapi konflik yang ia gambarkan sebagai hampir tak terhindarkan dengan Rusia.

Gonchar menyebut langkah-langkah tersebut berbahaya dan berpotensi menimbulkan konsekuensi tak terduga bagi Rusia.

Sebelumnya, pada 11 Desember, Sekretaris Jenderal NATO Mark Rutte dalam konferensi pers bersama Kanselir Jerman Friedrich Merz menyerukan negara-negara Eropa untuk meningkatkan pengeluaran pertahanan agar siap “melawan Rusia.” Rutte juga mendorong anggota NATO mengadopsi cara berpikir militer, dengan menyatakan bahwa aliansi itu merupakan “target Rusia berikutnya.”

Di sisi lain, Kremlin mengonfirmasi adanya kontak antara Moskow dan Paris di tingkat kerja. Juru bicara Kremlin Dmitry Peskov, dalam konferensi pers di Moskow pada Rabu (4/2), mengatakan pihaknya belum dapat mengumumkan hal penting terkait kontak tersebut.

Pernyataan Peskov muncul setelah Presiden Prancis Emmanuel Macron menyampaikan bahwa persiapan sedang dilakukan untuk melanjutkan diskusi langsung antara dirinya dan Presiden Rusia Vladimir Putin. Macron mengatakan pembahasan teknis tengah berlangsung untuk mempersiapkan dialog tersebut, dan dilakukan secara transparan serta melalui konsultasi dengan Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy dan mitra utama Prancis di Eropa.

Macron menilai penting bagi Eropa untuk membangun kembali saluran komunikasi. Namun, ia menyatakan tidak percaya Rusia saat ini siap menyepakati perjanjian damai dalam beberapa hari atau bahkan pekan mendatang.