BERITA TERKINI
Dua Atlet SOIna Kalsel Wakili Indonesia di Kongres Atlet Asia Pasifik 2026 di Singapura

Dua Atlet SOIna Kalsel Wakili Indonesia di Kongres Atlet Asia Pasifik 2026 di Singapura

Dua atlet binaan Special Olympics Indonesia (SOIna) Kalimantan Selatan dipastikan menjadi bagian dari delegasi Indonesia dalam Kongres Atlet Regional Asia Pasifik yang akan berlangsung di Singapura pada 2–6 Agustus 2026. Keduanya adalah Mufrida sebagai athlete leader dan Kamilah sebagai mentor.

Kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora) Kalimantan Selatan, Pebriadin Hapiz, melalui Kepala Bidang Pembudayaan Olahraga Muhammad Anugrah, mengatakan pihaknya telah menerima informasi resmi dari SOIna Kalsel terkait penunjukan tersebut. Pernyataan itu disampaikan pada Kamis (26/3/2026).

Menurut Anugrah, Indonesia akan mengirimkan enam peserta yang terdiri dari tiga pasangan dari sejumlah provinsi. Salah satu pasangan tersebut berasal dari Kalimantan Selatan, yang disebut menunjukkan peran daerah dalam pembinaan atlet SOIna di tingkat nasional.

Anugrah menegaskan kegiatan di Singapura bukan ajang kompetisi, melainkan forum kongres yang mempertemukan atlet dari berbagai negara di kawasan Asia Pasifik. Dalam forum itu, para peserta akan berdiskusi dan membahas hal-hal teknis terkait pengembangan SOIna ke depan.

Dari sisi dukungan anggaran, perjalanan dari Jakarta menuju Singapura akan ditanggung SOIna pusat. Sementara Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan melalui Dispora akan memfasilitasi keberangkatan peserta dari Banjarmasin menuju Jakarta.

Dispora Kalsel menilai keikutsertaan Mufrida dan Kamilah menjadi bukti pembinaan SOIna di Kalimantan Selatan terus menunjukkan hasil. Anugrah juga menyebut atlet dari daerah ini tercatat pernah tampil pada ajang internasional, termasuk di Jerman dan Winter Games.

Dispora berharap partisipasi dalam kongres tersebut dapat menambah pengalaman dan wawasan bagi atlet, terutama untuk pengembangan olahraga disabilitas di daerah. Sepulang dari kegiatan, Dispora berencana meminta laporan sebagai bahan evaluasi dan pengembangan program ke depan.