Anggota Komisi I DPR RI Imron Amin menyampaikan keprihatinan atas memanasnya konflik di kawasan Timur Tengah yang melibatkan sejumlah negara besar, seperti Amerika Serikat, Israel, dan Iran. Ia menilai konflik berkepanjangan di kawasan tersebut berpotensi memperburuk situasi keamanan global apabila tidak segera mereda.
Imron menyayangkan perkembangan konflik yang disebutnya melibatkan Iran hingga menewaskan pemimpin tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei. “Tentunya kita sangat menyayangkan apa yang terjadi di Timur Tengah, terutama konflik yang melibatkan Iran sampai harus menewaskan pemimpin tertinggi Iran yaitu Ayatollah Ali Khamenei,” kata Imron dalam keterangan pers, Selasa (10/3/2026).
Ia juga menyampaikan belasungkawa atas situasi tersebut. “Saya turut berduka cita, dan situasi seperti ini tentu menjadi perhatian bersama,” ujarnya.
Menurut Imron, dinamika geopolitik yang tidak menentu mengharuskan Indonesia meningkatkan kewaspadaan serta mempersiapkan berbagai kemungkinan yang dapat terjadi ke depan. Ia menilai perkembangan konflik masih sulit diprediksi, termasuk potensi meluasnya eskalasi.
“Kita tidak tahu bagaimana perkembangan konflik ini ke depan, apakah akan melebar atau tidak. Karena itu bangsa kita harus menyiapkan segala kemungkinan,” tuturnya.
Ia menekankan pentingnya kesiapan nasional agar Indonesia tidak terkejut bila situasi global berkembang ke arah yang lebih serius, termasuk kemungkinan eskalasi konflik yang lebih luas. “Semoga saja tidak sampai terjadi perang yang lebih besar atau bahkan perang dunia ketiga. Tetapi sebagai bangsa, kita tetap harus menyiapkan diri menghadapi berbagai kemungkinan,” ungkapnya.

