BERITA TERKINI
DPR Nilai Rencana WFH Bisa Jadi “Mode Darurat” Hadapi Ancaman Krisis Energi Global

DPR Nilai Rencana WFH Bisa Jadi “Mode Darurat” Hadapi Ancaman Krisis Energi Global

Anggota Komisi VI DPR RI Nevi Zuairina menilai rencana pemerintah menerapkan kerja dari rumah atau work from home (WFH) dapat menjadi langkah jangka pendek untuk menghadapi potensi krisis energi global yang dipicu konflik di Timur Tengah. Menurutnya, kebijakan tersebut merupakan bagian dari strategi memperkuat ketahanan nasional.

Nevi menyebut, apabila WFH diterapkan secara terbatas dan terukur, peluang penghematan energi nasional dapat cukup signifikan. Pengurangan mobilitas kendaraan dinilai berpotensi menekan biaya operasional negara yang berkaitan dengan konsumsi bahan bakar minyak (BBM).

“Kebijakan ini memberikan fleksibilitas bagi pemerintah untuk memiliki semacam ‘mode darurat’ dalam mengelola konsumsi energi nasional,” kata Nevi kepada wartawan di Jakarta, dikutip Selasa (17/3).

Meski demikian, ia mengingatkan tidak semua sektor ekonomi dapat menjalankan sistem kerja jarak jauh. Sejumlah sektor seperti industri, transportasi, perdagangan, serta berbagai layanan publik, menurutnya, tetap membutuhkan kehadiran fisik di lapangan.

Nevi juga menyoroti potensi dampak ekonomi di kawasan perkotaan, terutama bagi pelaku usaha kecil yang selama ini bergantung pada aktivitas pekerja kantor, seperti warung makan, transportasi lokal, dan layanan lainnya.

Ia menekankan bahwa upaya penghematan BBM tidak semestinya berhenti pada langkah jangka pendek. Nevi mendorong pemerintah menyiapkan kebijakan jangka menengah dan panjang untuk mengurangi ketergantungan Indonesia terhadap impor minyak.