Diplomat veteran Amerika Serikat, Nicholas Burns, menilai China telah merusak klaimnya sebagai pemain global utama karena tidak mampu memberikan dukungan diplomatik yang efektif bagi Iran serta memilih diam ketika AS campur tangan di Venezuela.
Dalam wawancara di program Wall Street Week Bloomberg Television bersama David Westin, Burns mengatakan sikap tersebut membuat China tampak tidak dapat diandalkan bagi kedua negara. “Saya pikir mereka terlihat seperti teman yang tidak bisa diandalkan bagi baik Iran maupun Venezuela,” ujarnya.
Burns juga menyebut perang di Iran berdampak “sangat besar” terhadap hubungan AS–China. Menurutnya, situasi itu mendorong Presiden Donald Trump menunda KTT yang sebelumnya direncanakan dengan Presiden Xi Jinping, karena Trump harus memusatkan perhatian pada penanganan konflik.
Ia menambahkan, meski penanganan Trump terhadap perang—termasuk serangan 3 Januari yang menangkap Presiden Venezuela Nicolas Maduro—menuai kritik dari sekutu maupun lawan, China tidak memanfaatkan kondisi tersebut.

