BERITA TERKINI
Bursa Asia-Pasifik Menguat, Terangkat Sentimen Wall Street dan Turunnya Harga Minyak

Bursa Asia-Pasifik Menguat, Terangkat Sentimen Wall Street dan Turunnya Harga Minyak

Bursa saham Asia-Pasifik dibuka menguat pada Rabu, mengikuti kenaikan di pasar saham Amerika Serikat. Penguatan ini turut didorong penurunan harga minyak di tengah meningkatnya harapan akan solusi diplomatik terkait konflik di Timur Tengah.

Di Korea Selatan, indeks Kospi naik hampir 3%, sementara Kosdaq yang berisi saham perusahaan berkapitalisasi kecil menguat 1,65%.

Di Jepang, Nikkei 225 naik 0,72% dan Topix bertambah 0,87%. Di Australia, indeks S&P/ASX 200 menguat 0,42%. Sementara itu, indeks Hang Seng Hong Kong berada di level 26.145, dibandingkan penutupan terakhir di 25.872,32.

Di sisi lain, kontrak berjangka yang terkait dengan indeks pasar luas serta kontrak berjangka Nasdaq 100 terakhir diperdagangkan sedikit lebih rendah. Kontrak berjangka Dow Jones Industrial Average turun 17 poin, atau kurang dari 0,1%.

Seorang pejabat Gedung Putih menyatakan putaran kedua negosiasi antara Washington dan Teheran sedang dibahas, meski belum ada jadwal resmi yang ditetapkan. Presiden Donald Trump mengatakan, “Kami telah dihubungi oleh pihak lain,” serta menambahkan, “Mereka sangat ingin mencapai kesepakatan.”

Di pasar komoditas, harga minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) turun 0,32% menjadi USD 90,69 per barel. Sementara minyak mentah Brent melemah 0,28% menjadi USD 94,52 per barel.

Di Wall Street pada perdagangan sebelumnya, S&P 500 menguat 1,18%, Nasdaq Composite naik 1,96%, dan Dow Jones bertambah 317,74 poin atau 0,66%. S&P 500 juga dilaporkan mendekati titik tertinggi sepanjang masa di 7.002,28 yang tercatat pada 28 Januari.