BERITA TERKINI
Bursa Asia-Pasifik Dibuka Melemah di Tengah Memanasnya Ketegangan AS-Iran

Bursa Asia-Pasifik Dibuka Melemah di Tengah Memanasnya Ketegangan AS-Iran

Bursa saham Asia-Pasifik dibuka melemah pada perdagangan Jumat (8/5/2026) seiring meningkatnya kekhawatiran investor terhadap memanasnya kembali ketegangan antara Amerika Serikat (AS) dan Iran. Sentimen tersebut menekan selera risiko pelaku pasar, di tengah belum terwujudnya kesepakatan gencatan senjata.

Di Korea Selatan, indeks Kospi turun 0,67%, sementara indeks Kosdaq bergerak berlawanan arah dengan menguat 0,62%. Di Jepang, indeks Nikkei 225 turun 0,36% di tengah aksi ambil untung setelah indeks tersebut mencapai rekor tertinggi pada Kamis.

Di Australia, indeks S&P/ASX 200 memperpanjang pelemahan awal dengan penurunan 1,44%. Sementara itu di China, indeks CSI300 diperdagangkan 0,60% lebih rendah, dan indeks Hang Seng Hong Kong turun 0,82%.

Tekanan di pasar saham kawasan muncul setelah AS dan Iran dilaporkan saling baku tembak di Selat Hormuz. Kedua pihak saling mengklaim bahwa pihak lain memulai serangan.

Meski terjadi eskalasi, Presiden AS Donald Trump menyatakan gencatan senjata tetap berlaku dan menyebut insiden tersebut sebagai serangan kecil. Namun, ia kembali menegaskan bahwa Iran akan menghadapi serangan lebih lanjut apabila tidak menyetujui kesepakatan nuklir.

Di pasar komoditas, harga minyak berjangka memangkas kenaikan awal. Minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) berjangka untuk Juni naik 1,07% menjadi USD95,82 per barel pada pukul 21.32 ET. Sementara minyak mentah Brent berjangka untuk Juli naik 1,38% menjadi USD101,44 per barel.