BERITA TERKINI
Bulog Kalteng Pastikan Stok Pangan Aman di Tengah Eskalasi Konflik Global

Bulog Kalteng Pastikan Stok Pangan Aman di Tengah Eskalasi Konflik Global

Palangka Raya — Eskalasi geopolitik global yang terjadi belakangan ini dinilai belum berdampak signifikan terhadap ketersediaan stok pangan nasional yang dikelola Perum Bulog. Cadangan pangan pemerintah, khususnya beras, disebut masih berada pada tingkat aman dan mencukupi untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.

Perum Bulog Kalimantan Tengah (Kalteng) memastikan stok beras yang tersimpan di gudang-gudang Bulog tetap terjaga melalui pengadaan dari dalam negeri serta program penyerapan hasil panen petani. Selain itu, distribusi cadangan beras pemerintah terus dilakukan untuk menjaga stabilitas harga di pasar.

Di sisi lain, konflik geopolitik di sejumlah kawasan dunia berpotensi memengaruhi perdagangan pangan global, termasuk gangguan rantai pasok dan kenaikan harga komoditas internasional. Namun, Indonesia dinilai relatif lebih siap karena memiliki cadangan beras pemerintah dan produksi dalam negeri yang masih mencukupi.

Kepala Kanwil Bulog Kalteng Budi Sultika menyampaikan, cadangan beras pemerintah di wilayahnya masih tersedia dalam jumlah besar. “Beras kita untuk cadangan pangan pemerintah, beras medium itu ada di 13.637 ton dan kita juga punya gabah pengadaan sekarang, pengadaan 2026 itu 6.300 ton. Gula kita ada 281 ton dan minyak goreng Minyakita itu hampir 1 juta liter. Jadi isu terkait dengan global saat ini, memang belum menjadi isu krusial,” kata Budi, Rabu, 11 Maret 2026.

Dengan kondisi tersebut, masyarakat di Kalteng diimbau tidak perlu khawatir terhadap ketersediaan pangan, terutama beras. Bulog menyatakan stok masih dalam kondisi aman dan distribusinya terus dipantau oleh pemerintah.