PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau BNI menyiapkan sejumlah langkah mitigasi untuk menghadapi potensi peningkatan volatilitas ekonomi, baik di dalam negeri maupun global, sepanjang 2026.
Dalam strategi tersebut, BNI menekankan penguatan likuiditas serta penerapan kebijakan penyaluran kredit yang lebih prudent sebagai bagian dari upaya menjaga ketahanan bank di tengah dinamika ekonomi yang berpotensi bergejolak.
Langkah-langkah ini disiapkan sebagai antisipasi terhadap perubahan kondisi pasar dan ketidakpastian yang dapat memengaruhi stabilitas sektor keuangan pada periode mendatang.