BERITA TERKINI
BI Perluas QRIS Lintas Negara ke Korea Selatan, Dorong Efisiensi Pembayaran Digital

BI Perluas QRIS Lintas Negara ke Korea Selatan, Dorong Efisiensi Pembayaran Digital

Bank Indonesia (BI) meluncurkan integrasi QRIS lintas negara dengan Korea Selatan sebagai langkah memperkuat konektivitas sistem pembayaran digital. Inisiatif ini dikembangkan bersama Bank of Korea untuk menghadirkan transaksi yang lebih efisien, aman, dan terhubung secara global, terutama bagi wisatawan dan pelaku bisnis yang beraktivitas di kedua negara.

BI menyebut integrasi ini sebagai salah satu implementasi tercepat dalam sejarah kerja sama sistem pembayaran internasional yang dilakukan otoritas moneter tersebut. Kecepatan pelaksanaan dinilai mencerminkan kesiapan infrastruktur digital kedua negara dalam mengadopsi standar pembayaran modern yang lebih praktis.

Pengembangan QRIS lintas negara juga sejalan dengan arah kebijakan Blueprint Sistem Pembayaran Indonesia 2030. Dalam kerangka itu, transformasi digital diarahkan untuk memperkuat kedaulatan sistem pembayaran nasional sekaligus meningkatkan efisiensi transaksi di tingkat global.

Selain menjadi pembaruan teknis, integrasi QRIS dengan Korea Selatan diproyeksikan membuka peluang ekonomi yang lebih luas. Sektor pariwisata, perdagangan, hingga pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) diperkirakan memperoleh manfaat dari kemudahan menerima pembayaran lintas negara.

Sejumlah manfaat yang disorot dari penerapan QRIS lintas negara antara lain efisiensi biaya transaksi bagi wisatawan karena tidak perlu menukar uang tunai dalam jumlah besar, keamanan data yang lebih terjaga melalui sistem perbankan yang terstandarisasi, serta peningkatan inklusi keuangan karena pelaku usaha kecil dapat lebih mudah menerima pembayaran dari turis mancanegara.

Dengan bertambahnya Korea Selatan, QRIS Indonesia kini tercatat terhubung dengan lima koridor utama, yakni Thailand, Malaysia, Singapura, Jepang, dan Korea Selatan. Perkembangan ini menunjukkan perluasan jangkauan layanan QRIS di kawasan Asia, meski BI mengingatkan bahwa data transaksi dan daftar negara mitra dapat berubah mengikuti kebijakan otoritas terkait.

Bagi masyarakat yang bepergian ke Korea Selatan, penggunaan QRIS disebut tidak jauh berbeda dari transaksi di dalam negeri. Secara umum, pengguna perlu memastikan aplikasi perbankan atau dompet digital telah mendukung fitur QRIS lintas negara, lalu membuka menu pemindaian, memindai kode QR merchant, memasukkan nominal sesuai instruksi konversi yang muncul, memverifikasi pembayaran dengan PIN atau autentikasi biometrik, dan menunggu notifikasi transaksi berhasil sebagai bukti pembayaran.

BI menilai penerapan QRIS lintas negara turut mendorong digitalisasi di berbagai sektor industri. Standarisasi pembayaran yang dibawa QRIS juga dipandang membantu membentuk ekosistem yang lebih transparan dan akuntabel, yang penting untuk menjaga stabilitas sistem pembayaran di tengah dinamika ekonomi global.

Ke depan, BI menyatakan akan terus memperluas jangkauan QRIS ke negara mitra lainnya agar masyarakat Indonesia memiliki akses pembayaran yang andal saat berada di luar negeri. BI juga mengimbau masyarakat memantau informasi resmi terkait daftar merchant yang menerima QRIS di luar negeri serta memastikan aplikasi selalu diperbarui untuk menjaga keamanan dan konektivitas.

BI menegaskan ketentuan implementasi QRIS lintas negara, daftar negara mitra, serta biaya transaksi dapat berubah sewaktu-waktu sesuai regulasi yang berlaku. Masyarakat disarankan memeriksa informasi terkini melalui aplikasi perbankan atau kanal resmi BI sebelum bertransaksi di luar negeri.