Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo mencatat arus investasi portofolio hingga pertengahan Maret 2026 mengalami keluarnya modal asing (net outflows) sebesar US$ 1,1 miliar.
Perry menyampaikan catatan tersebut di tengah adanya konflik di kawasan Timur Tengah, yang turut menjadi latar kondisi pasar pada periode tersebut.

