Asuransi Asei memperkirakan tarif premi war risk atau risiko perang berpotensi mengalami kenaikan seiring munculnya konflik di kawasan Timur Tengah. Perkiraan tersebut mencerminkan kemungkinan meningkatnya risiko yang dapat memengaruhi perhitungan biaya perlindungan asuransi, khususnya untuk aktivitas yang berkaitan dengan wilayah terdampak.
Dalam situasi geopolitik yang memanas, premi war risk umumnya menjadi perhatian pelaku usaha karena berhubungan dengan potensi gangguan keamanan dan keselamatan, termasuk pada jalur distribusi dan kegiatan operasional yang melintasi area berisiko. Asei menilai perkembangan konflik di Timur Tengah dapat menjadi faktor yang mendorong penyesuaian tarif premi.
Namun, rincian besaran kenaikan maupun waktu penerapan penyesuaian tarif belum dijelaskan. Asei juga belum memaparkan sektor atau jenis pertanggungan yang paling terdampak dari potensi perubahan premi tersebut.

