Hubungan China dan Amerika Serikat kembali memanas dalam beberapa hari terakhir, menyusul pengumuman Departemen Luar Negeri AS terkait rencana pemberian bantuan teknologi kepada Taiwan. Bantuan itu disebut ditujukan untuk mendukung pembangunan delapan kapal selam bertenaga konvensional.
Pengumuman tersebut muncul setelah adanya dukungan dari senator AS terhadap kemungkinan penjualan jet tempur F35B kepada Taipei. Rangkaian langkah ini menambah daftar isu sensitif dalam relasi Washington-Beijing, terutama terkait dukungan AS terhadap kemampuan pertahanan Taiwan.
Di luar isu Taiwan, ketegangan kedua negara juga dikaitkan dengan langkah-langkah perdagangan Amerika Serikat yang menyangkut pajak terhadap baja dan aluminium impor. Kebijakan tersebut disebut berdampak terutama pada China.

