BERITA TERKINI
AS dan Iran Gelar Negosiasi Tatap Muka di Pakistan di Tengah Gencatan Senjata Rapuh

AS dan Iran Gelar Negosiasi Tatap Muka di Pakistan di Tengah Gencatan Senjata Rapuh

Amerika Serikat dan Iran memulai negosiasi tatap muka langsung di Pakistan dalam sebuah pertemuan tingkat tinggi yang disebut bersejarah. Pembicaraan ini berlangsung di tengah gencatan senjata yang rapuh, saat konflik sebelumnya mengguncang pasar global dan menelan ribuan korban jiwa.

Menurut laporan AP News pada Sabtu (11/4), delegasi Amerika Serikat dipimpin Wakil Presiden JD Vance. Sementara itu, delegasi Iran dipimpin Ketua Parlemen Mohammad Bagher Qalibaf.

Pakistan bertindak sebagai tuan rumah sekaligus mediator dalam pertemuan tersebut. Sejumlah pejabat dari China, Mesir, Arab Saudi, dan Qatar turut hadir untuk memfasilitasi pembicaraan secara tidak langsung.

Dalam negosiasi ini, kedua pihak membawa proposal yang saling bersaing dengan sejumlah poin krusial. Di antaranya mencakup isu Israel terhadap Hizbullah di Lebanon, kompensasi atas kerusakan akibat serangan AS-Israel, serta pembebasan aset Iran yang dibekukan.

Iran menyatakan poin-poin tersebut sebagai “garis merah”, menandakan posisi yang tegas dalam pembahasan isu-isu utama yang dibawa ke meja perundingan.