Tulisan ini membahas analisis struktur novel The Star and I karya Ilana Tan dengan fokus pada tiga unsur utama, yakni tokoh, latar, dan alur. Kajian ini diarahkan untuk memahami secara eksploratif bagaimana unsur-unsur tersebut membentuk ruang gerak serta sikap tokoh utama, Olivia, termasuk upaya membaca unsur arketipe yang melekat pada dirinya.
Dari sisi alur, cerita dipahami sebagai rangkaian hubungan sebab-akibat yang dialami Olivia. Sementara itu, pengarang dinilai mengekspresikan gagasan-gagasannya melalui struktur naratif, sehingga tokoh, latar, dan alur saling memengaruhi dan membuat cerita terasa menyatu.
Tokoh
Novel ini menghadirkan sejumlah tokoh, di antaranya Olivia, Rex, Nicholas Lee, Robert, Kate Lin, Mary Lin, serta tokoh-tokoh lainnya. Namun, analisis difokuskan pada Olivia sebagai tokoh utama yang menjadi pelaku sekaligus pihak yang mengalami berbagai peristiwa penting dalam cerita.
Olivia digambarkan sebagai sosok yang tidak pantang menyerah, tidak mudah putus asa, dan mampu menerima kenyataan yang terjadi dalam hidupnya. Keteguhan Olivia tampak sejak kecil ketika ia memiliki tekad untuk mencari orangtua kandungnya. Dalam kutipan disebutkan, “Setelah aku dewasa nanti, aku akan pergi Ke Amerika untuk mencari orangtua kandungku.” (Tan, 2021: 25). Tekad itu kemudian diwujudkan ketika ia berada di New York dan memutuskan untuk mencari keberadaan orangtuanya: “Aku ingin mencoba menemukan mereka. Dan karena sekarang aku ada disini, di New York, aku harus mencari tahu.” (Tan, 2021: 24).
Sikap tidak putus asa juga ditunjukkan Olivia melalui upayanya yang terus berlanjut meski informasi yang dimiliki sangat minim. Ia bahkan menyewa penyelidik untuk membantu pencarian. Salah satu kutipan menyatakan, “Aku tidak tahu apa yang harus kulakukan selanjutnya. Jadi, kuputuskan menyewa penyelidik.” (Tan, 2021: 28). Dorongan untuk memahami alasan ia ditinggalkan juga muncul dalam kutipan, “Aku juga ingin tahu kenapa mereka meninggalkanku di panti asuhan.” (Tan, 2021: 26).
Ketika pencarian panjang itu berujung pada pertemuan dengan ibu kandungnya, Olivia dihadapkan pada kenyataan pahit. Ia mengungkapkan, “Aku sudah berhasil menemukan ibu kandungku dan dia tidak menginginkanku.” (Tan, 2021: 255). Dalam analisis ini, momen tersebut dibaca sebagai gambaran kemampuan Olivia menerima apa yang terjadi dalam hidupnya, meski hasilnya tidak sesuai harapan.
Latar
Novel menampilkan dua latar tempat utama, yakni Inggris dan New York. Inggris digambarkan sebagai ruang kehidupan Olivia pada masa kecil hingga masa sekolah, sementara New York dipaparkan sebagai kota modern yang identik dengan kebebasan.
Di Inggris, London disebut sebagai tempat Olivia melanjutkan pendidikan dan mulai dekat dengan dunia teater. Hal itu tampak dalam kutipan, “Setelah lulus SMA, Olivia masuk sekolah drama di London”. (Tan, 2021: 17). Pada periode yang sama, Rex—teman dekat Olivia—melanjutkan kuliah di tempat berbeda: “Rex melanjutkan kuliah kuliah di Edinbrugh.” (Tan, 2021: 18). Jarak kemudian merenggangkan hubungan keduanya hingga tidak berhubungan selama bertahun-tahun.
Adapun New York menjadi latar penting ketika Olivia datang untuk menghadiri pertunjukan musikal. Disebutkan, “Dia datang ke New york karena pertunjukanya akan digelar di Broadway.” (Tan, 2021: 14). Broadway dalam konteks ini dipahami sebagai panggung teater profesional yang terkenal di New York.
Alur
Analisis menyebut The Star and I menggunakan alur flashback. Meski demikian, rangkaian peristiwa dinilai masih dapat direkonstruksi secara kronologis untuk melihat perkembangan cerita.
Tahap awal digambarkan saat Olivia berada di New York sebagai aktris, antara lain melalui kutipan: “Olivia turun dari panggung bersama rekan-rekan kerjanya, menyusuri koridor-koridor dan tangga-tangga yang sempit di belakang panggung untuk kembali Ke ruang ganti.” (Tan, 2021: 7).
Tahap berikutnya bergerak ke kilas balik ketika Olivia mengingat masa kecilnya di Inggris. Salah satu kutipan menyatakan, “Olivia teringat masa kecil di kampung halamnya di Glasgow, di sana ia dan Rex bertemu untuk pertama kalinya saat berumur dua tahun”. (Tan, 2021: 14).
Secara keseluruhan, analisis menekankan bahwa unsur tokoh, latar, dan alur dalam novel ini saling melengkapi dalam membentuk perjalanan hidup Olivia. Keterkaitan ketiganya dinilai membuat cerita terasa lebih padu dan memperjelas perkembangan karakter utama sepanjang peristiwa yang dialami.

