NUBURU, Inc. mengumumkan bahwa anak perusahaannya, Lyocon S.r.l., memperoleh pesanan awal senilai US$250.000 untuk sistem laser dazzler energi terarah portabel dari sebuah organisasi elektronik pertahanan milik pemerintah di salah satu pasar utama Asia-Pasifik.
Menurut perusahaan, pesanan tersebut diperoleh setelah melalui proses validasi multi-fase yang mencakup pengembangan prototipe, validasi prototipe produksi, serta verifikasi kinerja teknis. Sistem ini ditujukan untuk aplikasi pertahanan counter-drone.
Pelanggan disebut sebagai integrator sistem dan elektronik pertahanan yang berada di bawah kendali pemerintah dan beroperasi dalam infrastruktur pertahanan nasional. Entitas tersebut mengembangkan sistem di berbagai bidang, termasuk perang elektronik, komunikasi aman, dan teknologi sensor.
Lyocon menyatakan sistem counter-drone yang dipesan memiliki konfigurasi multi-panjang gelombang, daya optik yang dapat diskalakan dari 1W hingga 10W, serta arsitektur ringan yang dipasang pada senapan. Perangkat ini dirancang untuk mengganggu sistem visual dan sensor pada kendaraan udara tanpa awak.
NUBURU dan pelanggan juga tengah membahas kemungkinan program fase kedua dengan nilai sekitar US$575.000 hingga US$800.000. Perusahaan menyebut program lanjutan tersebut dapat diformalkan pada 2026, dengan pengiriman yang diantisipasi pada 2027, bergantung pada validasi teknis dan kesepakatan kontrak formal.
Dalam keterangan perusahaan, sistem ini diharapkan memberikan karakteristik margin kotor yang sejalan dengan sistem energi terarah dan elektronik pertahanan bernilai tinggi, dengan potensi peningkatan seiring bertambahnya volume produksi.
“Penerapan awal ini menandai tonggak penting bagi tim kami saat kami bertransisi dari pengembangan dan validasi ke penerapan lapangan operasional,” kata Paola Zanzola, Direktur Eksekutif Lyocon S.r.l.
NUBURU, yang didirikan pada 2015, menyatakan sedang bertransisi dari perusahaan teknologi laser menjadi penyedia platform pertahanan dan keamanan dual-use. Lyocon beroperasi sebagai anak perusahaan yang sepenuhnya dimiliki dalam grup NUBURU. Perusahaan juga menilai keterlibatan ini membuka akses ke ekosistem pengadaan pertahanan yang dipimpin pemerintah dengan potensi peluang penerapan yang lebih luas.

