Akamai memperkuat strategi pertumbuhan berbasis mitra (channel-first) di kawasan Asia Pasifik dan Jepang (APJ) seiring pesatnya perkembangan pasar teknologi di wilayah tersebut. Penguatan ini ditandai dengan penunjukan Fiona Zhang sebagai Wakil Presiden Regional Bidang Penjualan dan Program Saluran untuk APJ pada 8 April 2026.
Penunjukan tersebut disebut menegaskan komitmen Akamai dalam mengoptimalkan peran mitra untuk mendorong ekspansi layanan komputasi cloud dan keamanan siber di kawasan. Dalam peran barunya, Fiona bertanggung jawab atas strategi channel dan pengelolaan ekosistem mitra di APJ, dengan fokus memberdayakan mitra agar dapat memberikan nilai tambah bagi pelanggan di tengah kompleksitas lingkungan digital dan ancaman keamanan siber.
Akamai menilai ekosistem mitra menjadi pendorong utama adopsi pelanggan, perluasan jangkauan pasar, dan pertumbuhan pendapatan. Upaya ini turut didukung melalui Akamai Partner Connect, program mitra global terpadu yang dirancang untuk menyederhanakan interaksi, mempererat kolaborasi, serta mendorong pertumbuhan bisnis yang dipimpin mitra.
Di APJ, Akamai juga terus memperluas jaringan kemitraan untuk merespons meningkatnya permintaan solusi cloud dan keamanan. Ekspansi dilakukan melalui kolaborasi dengan berbagai pihak, mulai dari penyedia layanan utama, distributor bernilai tambah, integrator sistem, hingga penyedia layanan cloud dan mitra teknologi. Sinergi ini ditujukan untuk memperkaya nilai solusi, memperluas jangkauan layanan, serta menghadirkan keahlian yang disesuaikan dengan karakteristik pasar lokal.
Perusahaan menyebut Fiona memiliki pengalaman lebih dari 15 tahun di industri teknologi, dengan keahlian pada keamanan siber, komputasi cloud, dan infrastruktur jaringan. Ia bergabung dengan Akamai pada 2019 dan sebelumnya memimpin strategi serta operasional channel di kawasan Greater China, termasuk mendorong pertumbuhan berbasis mitra untuk layanan pengiriman, keamanan, dan solusi komputasi.
Sebelum bergabung dengan Akamai, Fiona menjabat sebagai Kepala Saluran di Palo Alto Networks untuk wilayah Tiongkok. Ia juga memulai karier di Cisco dengan berbagai peran di bidang penjualan, pengembangan bisnis, dan manajemen saluran distribusi.
Akamai menilai strategi channel-first semakin penting mengingat keragaman dan laju pertumbuhan pasar teknologi di APJ. Perusahaan mencatat dua pertiga pelanggan di kawasan tersebut dilayani melalui mitra, sementara 90% penerimaan pelanggan baru berasal dari saluran ini. Di saat yang sama, mitra di APJ disebut tidak hanya berfokus pada penjualan produk, tetapi juga mengembangkan layanan, mendorong adopsi kecerdasan buatan (AI), serta membantu perusahaan menavigasi lanskap digital yang semakin kompleks.
Fiona menyatakan komitmennya untuk menjadikan platform perusahaan sebagai landasan bagi mitra dalam mengembangkan bisnis mereka, sejalan dengan meningkatnya permintaan pasar yang dipicu percepatan transformasi digital dan penerapan AI di berbagai korporasi.
Sean Li, Wakil Presiden dan Direktur Pelaksana untuk kawasan Greater China, menyambut penunjukan tersebut dan menekankan bahwa ekosistem saluran merupakan fondasi strategi pertumbuhan Akamai. Ia menyatakan perusahaan akan terus menyediakan insentif yang kompetitif, membuka peluang pendapatan baru, dan menghadirkan solusi bagi para mitra, dengan kepemimpinan baru yang diharapkan memperkuat jaringan serta membantu mitra memanfaatkan peluang di kawasan APJ.
Dalam penjelasannya, Akamai menegaskan posisinya sebagai entitas keamanan siber dan komputasi cloud yang berfokus melindungi operasional bisnis secara online. Perusahaan menyebut solusi keamanannya dipadukan dengan intelijen ancaman dan tim operasi global untuk menghadirkan pertahanan berlapis bagi perlindungan data perusahaan. Akamai juga menyatakan layanan komputasi cloud full-stack yang ditopang platform terdistribusi luas ditujukan untuk menghadirkan performa tinggi dengan biaya terjangkau, serta menawarkan keandalan dan skalabilitas bagi kebutuhan bisnis.