Airwallex mengumumkan telah menyelesaikan akuisisi mayoritas saham PT Skye Sab Indonesia, perusahaan pemegang lisensi Penyedia Jasa Pembayaran (PJP) Kategori 1. Langkah ini menjadi bagian dari strategi Airwallex untuk memperluas bisnisnya di Indonesia sekaligus memperkuat pertumbuhan di kawasan Asia Tenggara dan pasar global.
Dalam keterangan pers pada Senin (8/12/2025), Co-Founder dan CEO Airwallex Jack Zhang mengatakan akuisisi tersebut membuka akses bagi pelaku usaha Indonesia yang ingin berekspansi ke luar negeri melalui infrastruktur keuangan global Airwallex. Menurutnya, langkah ini juga memberi jalur pertumbuhan bagi perusahaan serta mempermudah perusahaan global untuk memasuki pasar Indonesia.
Airwallex menyebut ekspansi di Indonesia akan memperkuat momentum yang telah dicapai dalam beberapa tahun terakhir. Pada kuartal ketiga 2025, perusahaan mencatat pertumbuhan pendapatan 108% dan peningkatan volume transaksi 94% di kawasan Asia Tenggara.
Akuisisi ini turut memperluas kehadiran Airwallex di pasar utama Asia Pasifik, yang mencakup Australia, China, Hong Kong, Jepang, Malaysia, Selandia Baru, Korea Selatan, Singapura, dan Vietnam.
Pengumuman akuisisi ini juga disampaikan setelah Airwallex memperoleh pendanaan Seri G senilai US$330 juta dengan valuasi US$8 miliar, atau naik sekitar 30% dibandingkan putaran pendanaan sebelumnya enam bulan lalu. Airwallex menyatakan investasi tersebut akan digunakan untuk memperkuat infrastruktur keuangan dan mempercepat pengembangan roadmap kecerdasan buatan, termasuk untuk mendukung pertumbuhan di pasar utama seperti Indonesia.
Rencana pengembangan tersebut mencakup peluncuran agen AI khusus yang ditujukan untuk menyederhanakan alur kerja keuangan serta meningkatkan kecepatan, akurasi, dan efisiensi operasional lintas negara. Jack Zhang menilai infrastruktur keuangan dan data menjadi pembeda utama di tengah penurunan biaya perangkat lunak yang dipengaruhi oleh AI.
Airwallex juga menyoroti dinamika perekonomian dan ekosistem digital Indonesia sebagai modal penting menuju Indonesia Digital 2045, sebuah inisiatif nasional yang bertujuan menjadikan Indonesia pemimpin digital global melalui inovasi, penguatan ekonomi dan institusi, serta peningkatan akses layanan esensial. Perusahaan menyatakan akan mendukung bisnis di Indonesia dengan menyediakan akses ke infrastruktur keuangan di Asia Tenggara dan pasar lainnya agar ekspansi ke pasar global dapat dilakukan lebih mudah dan efisien.

