BERITA TERKINI
Airlangga: Ekonomi Indonesia Tumbuh 5,11% dan Jadi Tertinggi Kedua di G20 pada Kuartal IV

Airlangga: Ekonomi Indonesia Tumbuh 5,11% dan Jadi Tertinggi Kedua di G20 pada Kuartal IV

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menyatakan perekonomian Indonesia menunjukkan ketahanan di tengah ketidakpastian global. Ia menuturkan, pada kuartal keempat Indonesia menempati peringkat kedua tertinggi di antara negara-negara G20.

Pernyataan itu disampaikan Airlangga saat memberikan laporan resmi dalam acara Indonesia Economic Outlook yang dihadiri Presiden di Gedung Danantara, Jakarta, Jumat (13/2). “Namun Indonesia di antara negara G20 di kuartal keempat adalah nomor dua. Sesudah India yang 7,4 (%),” kata Airlangga.

Airlangga memaparkan bahwa kondisi ekonomi global masih menghadapi tantangan. Pertumbuhan ekonomi dunia diperkirakan stagnan di kisaran 3% menurut sejumlah lembaga internasional seperti IMF dan World Bank. Sementara itu, perdagangan global diperkirakan turun ke level 2,4%.

Di tengah perlambatan tersebut, Indonesia mencatat pertumbuhan ekonomi tahunan (year-on-year) sebesar 5,11%. Airlangga menyebut konsumsi rumah tangga menjadi penggerak utama dengan kenaikan 4,98%. Ia menilai kebijakan stimulus turut menjaga daya beli masyarakat, terutama pada momen hari besar keagamaan.

“Ini mencerminkan stimulus ekonomi yang tepat sasaran, stabilitas harga, serta peningkatan mobilitas akibat dari pada hari besar Nataru dan aktivitas ekonomi masyarakat,” ujarnya.

Selain konsumsi, belanja modal pemerintah disebut mengalami lonjakan dan berperan sebagai peredam kejut (shock absorber) ketika ekonomi global melambat. Airlangga juga menyoroti pertumbuhan investasi.

“Investasi tumbuh signifikan 5,09% dan belanja modal pemerintah, ini juga luar biasa, tumbuh 44,2%,” ungkapnya.

Menurut Airlangga, capaian pertumbuhan tersebut diikuti perbaikan indikator kesejahteraan. Tingkat kemiskinan disebut turun menjadi 8,25% dan tingkat pengangguran terbuka menyusut ke 4,74%.

Ia menambahkan, arah kebijakan pemerintah tetap sejalan dengan fokus kedaulatan pangan dan transformasi ekonomi. “Momentum ini sangat sesuai dengan tema daripada rencana kerja pemerintah yaitu kedaulatan pangan, energi, dan transformasi ekonomi menuju Indonesia maju,” paparnya.

Untuk 2026, pemerintah menargetkan pertumbuhan ekonomi berada pada kisaran 5,4% hingga 5,6%. Target tersebut, menurut Airlangga, akan didorong melalui sektor-sektor prioritas seperti manufaktur dan digital.