Bank Pembangunan Asia (ADB) memangkas proyeksi pertumbuhan ekonomi Filipina pada 2026 menjadi 4,4 persen, turun dari perkiraan sebelumnya sebesar 5,3 persen.
Penyesuaian proyeksi tersebut dilakukan di tengah penilaian bahwa konflik di Timur Tengah mulai menekan prospek ekonomi Filipina serta kawasan Asia-Pasifik.