BERITA TERKINI
10.000 Pesepeda Tua Asia Pasifik Dijadwalkan Ramaikan “Ngonthel Bareng Bumi Jenggolo 3” di Sidoarjo pada 2026

10.000 Pesepeda Tua Asia Pasifik Dijadwalkan Ramaikan “Ngonthel Bareng Bumi Jenggolo 3” di Sidoarjo pada 2026

Kabupaten Sidoarjo dijadwalkan menjadi tuan rumah kegiatan “Ngonthel Bareng Bumi Jenggolo 3” pada 30 Oktober hingga 1 November 2026. Panitia menyebutkan, sekitar 10.000 pesepeda tua (onthelis) dari kawasan Asia Pasifik—di antaranya dari Singapura, Malaysia, Filipina, dan Australia—dipastikan hadir dalam agenda tersebut.

Ajang yang digelar Komunitas Sepeda Tua Indonesia (KOSTI) itu disebut sebagai kelanjutan dari pelaksanaan pada 2017 dan 2018. Pada edisi 2026, kegiatan mengusung tema “Perjuangan” yang, menurut penyelenggara, dimaksudkan untuk menguatkan kembali semangat persatuan dan nasionalisme.

Pusat kegiatan direncanakan berada di Parkir Timur GOR Sidoarjo. Sejumlah perlombaan juga disiapkan, antara lain Sepeda Cepat, Sepeda Lambat, serta lomba Mars KOSTI. Panitia turut menjadwalkan atraksi Penny Farthing, yakni sepeda klasik dengan roda depan berukuran besar.

Selain itu, akan digelar Karnaval Sepeda dengan rute sepanjang 15 kilometer. Penyelenggara menyebut karnaval ini sebagai bagian dari rangkaian utama yang menampilkan sepeda-sepeda klasik di ruang publik.

Ketua KOSTI Sidoarjo, Ari Bayasi, menyatakan kegiatan tersebut merupakan bentuk diplomasi budaya. “Kami tidak hanya memutar pedal, kami sedang memutar roda sejarah. Bumi Jenggolo adalah saksi bahwa persatuan tak boleh lapuk oleh usia, seperti besi tua kami yang kian lama kian bernyawa,” ujarnya.

Ketua Panitia Pelaksana, Joko Supriyadi, menambahkan bahwa acara ini juga diarahkan untuk mendorong aktivitas ekonomi. “Event ini adalah perpaduan antara heroisme dan diplomasi ekonomi. Kami menggerakkan UMKM, menghidupkan pariwisata, dan mempertemukan para kolektor di pasar klitikan sebagai satu ekosistem ekonomi kreatif yang tangguh,” katanya.

Penyelenggara menyebut kegiatan ini mendapat dukungan dari Pemerintah Kabupaten Sidoarjo, DISPORAPAR, DPRD Kabupaten Sidoarjo, KORMI, serta KOSTI Sidoarjo. Selain menjadi bagian dari peringatan HUT KOSTI Sidoarjo, acara tersebut diproyeksikan turut menggerakkan ekonomi kerakyatan, terutama melalui sektor aksesori sepeda kuno dan kuliner lokal.