Wali Kota Jambi Maulana menghadiri Majelis Tilawah Al-Qur’an Antara Bangsa ke-16 di Malaysia yang diselenggarakan oleh Dunia Melayu Dunia Islam (DMDI). Kegiatan tahunan ini digelar untuk mempererat ukhuwah Islamiyah serta menumbuhkan kecintaan membaca Al-Qur’an. Kehadiran Maulana bersama Ketua TP PKK disebut sebagai bagian dari upaya memperkuat diplomasi bersama negara-negara Melayu, mengingat Kota Jambi memiliki keterkaitan adat dan budaya Melayu.
Usai menghadiri kegiatan tersebut, Maulana menyambut baik penyelenggaraan Majelis Tilawah Al-Qur’an Antara Bangsa. Ia menilai forum ini menjadi ajang untuk memperkuat kolaborasi dan kerja sama budaya Melayu, termasuk dalam mengembangkan potensi wisata dari aspek agama Islam. Menurutnya, Pemerintah Kota Jambi juga tengah mempersiapkan pengembangan kawasan Jambi Kota Seberang di Kecamatan Pelayangan dan Danau Teluk.
“Ini merupakan bentuk kolaborasi budaya melayu, diseberang Kota Jambi akan kita jadikan wisata berbasis religi melalui kampung batik seberang Kota Jambi yang tentunya harus menonjolkan nilai-nilai Melayu Islam,” kata Maulana.
Ia menyebut rencana tersebut akan ditindaklanjuti melalui program prioritas Bahagia Berbudaya sebagai wujud keseriusan Pemerintah Kota Jambi dalam melestarikan adat dan budaya yang dipadukan dengan agama dan pariwisata.
“Melalui program ini tentunya agar kita melestarikan aset, budaya dan sejarah, serta mengembangkan pariwisata berbasis nilai-nilai adat dan etnis lokal, sehingga dapat menarik wistawan datang ke Kota Jambi yang tentunya dapat turut berdampak terhadap perekonomian dan Pendapatan Asli Daerah (PAD,” ujarnya.
Maulana juga menegaskan komitmennya sebagai pengurus aktif DMDI untuk memperkuat persaudaraan, kebudayaan Melayu, dan nilai-nilai Islam di tingkat regional maupun internasional. Ia mengingatkan bahwa pada tahun depan Kota Jambi direncanakan menjadi tuan rumah Majlis Tilawah Al-Qur’an Antara Bangsa.
“Tentunya sebagai Pemimpin Daerah, saya akan mendorong Penguatan Peran Melayu-Islam yang berfokus pada penguatan peran masyarakat Melayu dalam bingkai ajaran Islam, khusunya dikawasan kota Sebrang yang akan dijadikan kawasan wisata religi,” tegasnya.
Ia menambahkan, silaturahmi dalam kegiatan tersebut memiliki peran penting seiring rencana Kota Jambi menjadi tuan rumah pada tahun depan. “Lebih dari itu, silahturahmi ini mempunyai peran penting, karena insya allah ditahun depan kami akan menjadi tuan rumah,” tutup Maulana.

