Wakil Bupati Klaten, Benny Indra Ardhianto, meninggal dunia pada Sabtu, 7 Februari 2026. Kabar duka tersebut dibenarkan oleh Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan (Prokopim) Setda Klaten, Rizqan Iryawan.
Benny berpulang dalam usia 33 tahun saat menjalani perawatan di Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Dr. Kariadi, Semarang. Hingga berita ini diturunkan, Pemerintah Kabupaten Klaten belum merilis informasi resmi mengenai penyebab pasti meninggalnya.
Benny Indra Ardhianto lahir di Boyolali pada 14 April 1992. Ia dikenal sebagai figur muda yang aktif dalam pemerintahan dan organisasi, serta memiliki latar belakang sebagai pengusaha dan aktivis sosial. Benny merupakan putra Ketua DPC Partai Gerindra Klaten, Hariyanto, dan tercatat aktif sebagai kader Partai Gerindra sejak 2019.
Dari sisi pendidikan, Benny menempuh studi di Universitas Gadjah Mada (UGM). Ia meraih gelar Sarjana Ekonomi (S.E.) pada 2015 dan gelar Magister Administrasi Bisnis (M.B.A.) pada 2019.
Dalam Pilkada Klaten 2024, Benny maju sebagai calon wakil bupati mendampingi Hamenang Wajar Ismoyo. Pasangan ini diusung koalisi partai politik yang terdiri dari PDI Perjuangan, Gerindra, PKB, PAN, PPP, dan NasDem, serta partai non-parlemen Gelora dan Perindo.
Hamenang-Benny mengusung visi “Klaten yang Maju, Sejahtera, dan Berkelanjutan” dan memenangkan pilkada dengan perolehan 395.092 suara atau 52,63 persen dari total suara sah. Keduanya dilantik oleh Presiden Prabowo Subianto di Istana Negara, Jakarta, pada 20 Februari 2025 untuk masa jabatan lima tahun.
Pasangan ini kerap disebut merepresentasikan generasi milenial dalam kepemimpinan daerah. Saat pencalonan, Hamenang berusia 36 tahun dan Benny berusia 32 tahun.
Sebelum meninggal, Benny dikabarkan menjalani perawatan di RSUP Dr. Kariadi karena kondisi kesehatan tertentu. Pemerintah Kabupaten Klaten disebut terus memantau perkembangan kesehatannya selama menjalani perawatan.
Kepergian Benny meninggalkan duka bagi istri, Mahani Yulinda Pratiwi, serta kedua anaknya.

