BERITA TERKINI
Tiga Peristiwa yang Mewarnai Pasar Kripto: Gugatan BSV ke Binance, Seruan Kiyosaki, dan Rekor Arus Masuk ETF BlackRock

Tiga Peristiwa yang Mewarnai Pasar Kripto: Gugatan BSV ke Binance, Seruan Kiyosaki, dan Rekor Arus Masuk ETF BlackRock

Dalam 24 jam terakhir, pasar aset kripto diramaikan tiga perkembangan yang berpotensi memengaruhi sentimen investor. Isunya mencakup upaya investor Bitcoin Satoshi’s Vision (BSV) untuk menghidupkan kembali gugatan terhadap Binance, pernyataan Robert Kiyosaki yang kembali mengkritik uang fiat, serta rekor arus masuk beruntun pada ETF spot Bitcoin milik BlackRock.

Pertama, sekelompok investor BSV—aset yang disebut bernilai USD 43,82—berupaya membuka kembali gugatan hukum yang bermula pada 2019 terkait keputusan Binance menghapuskan (delisting) BSV. Para penggugat menilai langkah delisting tersebut menyebabkan kerugian harga pada altcoin tersebut.

Pengacara para penggugat berpendapat bahwa keputusan United Kingdom Competition Appeal Tribunal yang sebelumnya menolak klaim kerugian akibat delisting perlu ditinjau ulang. Jika upaya ini berhasil, para penggugat disebut dapat menuntut ganti rugi hingga 10 miliar poundsterling (GBP), atau sekitar USD 13 miliar, kepada bursa tersebut.

Dalam pemberitaan yang sama, BSV juga disebut menghadapi sejumlah persoalan lain, seperti penurunan harga jangka panjang, beberapa serangan 51% yang dinilai mengganggu keamanan jaringan blockchain-nya, serta kritik dari komunitas kripto.

Kedua, Robert Kiyosaki, penulis buku Rich Dad Poor Dad, kembali melontarkan kritik terhadap sistem keuangan konvensional. Dalam pernyataan di media sosial pada 10 Mei, ia menyerukan agar masyarakat meninggalkan uang fiat yang ia sebut sebagai “uang palsu” dan beralih ke Bitcoin, emas, serta perak sebagai alternatif penyimpan nilai.

Kiyosaki juga mengutip Ron Paul, mantan anggota Kongres Amerika Serikat yang dikenal sebagai pengkritik Federal Reserve. Ron Paul disebut menilai kebijakan suku bunga bank sentral sebagai bentuk kontrol harga yang menyerupai sistem ekonomi sosialis. Menurut Kiyosaki, sistem uang fiat mendorong praktik keuangan yang tidak jujur dan berdampak pada struktur ekonomi serta sosial.

Ketiga, dari sisi adopsi institusional, ETF spot Bitcoin milik BlackRock, iShares Bitcoin Trust (IBIT), mencatat arus masuk dana selama 19 hari berturut-turut hingga 9 Mei. Dalam periode terbaru, dana masuk tercatat sebesar USD 356,2 juta, sementara akumulasi arus masuk selama sepekan terakhir mencapai USD 1,03 miliar.

Rangkaian arus masuk ini terjadi di tengah volatilitas harga Bitcoin yang disebut sempat bergerak di kisaran USD 83.000 hingga USD 103.000. IBIT juga disebut melampaui rekor sebelumnya yang hanya sembilan hari berturut-turut, dan menjadi salah satu produk investasi kripto yang paling diminati pada 2025.

Tiga peristiwa tersebut menggambarkan dinamika pasar kripto yang terus berkembang, mulai dari sengketa hukum yang berpotensi berdampak pada pelaku industri, perdebatan soal sistem moneter, hingga menguatnya minat investor institusional terhadap instrumen berbasis aset digital.