BERITA TERKINI
Seskab: Ekonomi Indonesia Tetap Stabil di Tengah Gejolak Global dan Kenaikan Harga BBM

Seskab: Ekonomi Indonesia Tetap Stabil di Tengah Gejolak Global dan Kenaikan Harga BBM

Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya menegaskan perekonomian Indonesia tetap stabil dan terkendali di tengah berbagai krisis global, termasuk eskalasi konflik di Timur Tengah yang memicu kenaikan harga komoditas dunia, terutama bahan bakar minyak (BBM) internasional.

Pernyataan itu disampaikan Teddy dalam konferensi pers di Kantor Presiden, merespons kekhawatiran publik mengenai potensi dampak gejolak global terhadap kondisi ekonomi nasional. Ia menyatakan tidak ada indikasi Indonesia akan mengalami kekacauan atau ketidakstabilan dalam waktu dekat.

Menurut Teddy, ketegangan geopolitik di Timur Tengah telah mendorong lonjakan harga komoditas global. Sejumlah negara yang bergantung pada impor energi fosil disebut merasakan dampak signifikan dari fluktuasi harga minyak mentah di pasar internasional. Namun, ia menekankan Indonesia telah menyiapkan strategi pengelolaan untuk menahan laju inflasi dan menjaga daya beli masyarakat.

Pemerintah, kata Teddy, mempersiapkan mekanisme subsidi dan stabilisasi harga agar beban ekonomi tidak sepenuhnya ditanggung masyarakat, terutama kelompok yang paling rentan terhadap guncangan ekonomi.

Selain itu, Teddy menyebut pemerintah menjalankan kebijakan preventif melalui koordinasi lintas kementerian untuk memastikan rantai pasok tetap lancar dan distribusi kebutuhan pokok dapat diakses oleh seluruh lapisan masyarakat. Pemerintah juga memantau volatilitas pasar keuangan serta mengambil langkah proaktif melalui Bank Indonesia dan Kementerian Keuangan untuk menjaga stabilitas nilai tukar rupiah.

Dalam kesempatan yang sama, Teddy mengajak masyarakat tetap optimistis dan percaya pada kemampuan pemerintah dalam mengelola situasi. Ia menekankan pentingnya transparansi dan komunikasi terbuka untuk membangun kepercayaan publik di tengah ketidakpastian global, seraya menyatakan Indonesia memiliki fondasi ekonomi yang kuat, termasuk cadangan devisa yang solid dan pertumbuhan ekonomi yang konsisten.