BERITA TERKINI
Rupiah Melemah ke Rp16.779 per Dolar AS, Pasar Cermati Diplomasi AS-Iran dan Kebijakan Tarif

Rupiah Melemah ke Rp16.779 per Dolar AS, Pasar Cermati Diplomasi AS-Iran dan Kebijakan Tarif

JAKARTA – Nilai tukar rupiah dibuka melemah pada perdagangan Jumat (27/2/2026) di tengah sentimen global yang menekan pasar keuangan. Berdasarkan data Bloomberg pukul 09.15 WIB, rupiah terdepresiasi 0,12% atau 20 poin menjadi Rp16.779 per dolar AS.

Pada saat yang sama, indeks dolar AS tercatat menguat tipis 0,1% ke level 97,79. Penguatan dolar turut menjadi salah satu faktor yang membebani pergerakan mata uang negara berkembang, termasuk rupiah.

Pengamat mata uang dan komoditas Ibrahim Assuaibi menilai tekanan terhadap rupiah terutama dipicu ketidakpastian geopolitik global. Menurutnya, pelaku pasar tengah memantau perkembangan diplomatik ketika pejabat Amerika Serikat dan Iran bersiap bertemu di Jenewa untuk membahas kembali program nuklir Teheran.

Selain itu, Ibrahim menyebut kebijakan perdagangan Amerika Serikat ikut mendorong volatilitas. Pasar, kata dia, menilai dampak pengenalan tarif global hingga 15% pasca putusan Mahkamah Agung AS, yang dinilai menambah ketidakpastian terhadap prospek perdagangan global.

Dari sisi domestik, pasar juga mencermati putusan Mahkamah Agung AS yang membatalkan sebagian kebijakan tarif Trump. Presiden Prabowo Subianto menegaskan pemerintah tetap menjaga mekanisme perjanjian dagang Indonesia–AS agar berjalan sesuai kesepakatan.

“Kami mengkaji seluruh potensi risiko, namun perjanjian bilateral memiliki mekanisme tersendiri yang menjamin kelancaran perdagangan,” kata Prabowo.

Ke depan, Ibrahim memproyeksikan rupiah akan ditutup melemah dalam rentang Rp16.750 hingga Rp16.780 per dolar AS.