Rupiah menutup perdagangan hari ini melemah tipis di tengah sentimen pasar yang mempertimbangkan dampak yang belum pasti dari eskalasi ketegangan dagang antara Amerika Serikat dan China.
Berdasarkan data realtime Bloomberg, rupiah spot ditutup melemah 0,05% ke posisi Rp16.573 per dolar AS. Sepanjang hari, pergerakan rupiah cenderung terbatas dengan level terlemah hanya mendekati Rp16.582 per dolar AS.
Di kawasan Asia, pelemahan rupiah termasuk yang relatif kecil ketika sejumlah mata uang tertekan oleh penguatan dolar AS. Peso Filipina tercatat melemah lebih dalam sebesar 0,14%, disusul yen Jepang yang turun 0,1%. Rupiah melemah 0,05%, sementara dolar Taiwan turun 0,02%.
Di sisi lain, beberapa mata uang Asia masih mencatat penguatan pada hari yang sama. Won Korea Selatan memimpin penguatan dengan naik 0,37%, rupee India menguat 0,27%, dolar Singapura naik 0,08%, ringgit Malaysia menguat 0,07%, dolar Hong Kong naik 0,03%, dan yuan China menguat 0,01%.
Dengan pergerakan tersebut, rupiah menjadi mata uang dengan pelemahan terdalam ketiga di Asia pada hari ini, setelah peso Filipina dan yen Jepang.

